Mengadu Soal Buruknya Infrastruktur Pertanian, Cawabup Nomor Urut Dua Pessel Komitmen Perhatikan Nasib Petani

Cawabup Nomor Urut 2 Rudi Hariansyah saat bersilaturrahmi dengan para petani di Kampung Air Surut, Air Pura
Cawabup Nomor Urut 2 Rudi Hariansyah saat bersilaturrahmi dengan para petani di Kampung Air Surut, Air Pura (Ist)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Langkah Rudi Hariyansyah menuju menjadi orang nomor dua di Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat terus menemukan sekelumit persoalan yang tak ada habisnya.

Mulai dari sektor ekonomi, hingga infrastruktur masih menjadi persoalan serius yang mesti ditangani pemerintah.

baca juga: Hari Ini Pasien Sembuh COVID-19 di Pessel Bertambah 9 Orang, Positif Baru 5 Orang

Di Kampung Air Surut, Nagari Indrapura Utara, Kecamatan Air Pura minsalnya, ratusan kepala keluarga (KK) petani di negeri ini masih mendampakan akses pertanian yang layak. Karena akibat akses yang buruk membuat ongkos angkut menjadi naik, dan pendapatan-pun menjadi tak sebading.

"Ya itu keluhan yang sangat mendasar, dialami petani kita Kampung Air Surut ini. Padahal, perhari hasil sawit mereka mencapai 50 ton," ungkap Cawabup Rudi Hariansyah disela bersilaturrahmi dengan petani di Kampung Air Surut, Jumat 2 Oktober 2020.

baca juga: Pencarian Satu Korban Hanyut di Airpura Pessel Hingga Hari Ketiga Belum Membuahkan Hasil

Di Kampung Air Surut sendiri, kata Edi Aprion (45) salah seorang petani yang mendamping i Rudi sapaan akrab Cawabup mengaku, sedikitnya ada sekitar 137 KK petani yang mengadukan nasib sebagai patani sawit di kampung itu.

Mirisnya, walaupun hasil produksi pertanian bagus. Namun, karena akses yang tidak memadai membuat ongkos menjadi mahal, sehingga pendapatan petani-pun tak bisa diharapkan

baca juga: Paslon 01 Pilkada Pessel Singgung Soal Wisata Halal, Paslon Urut 03 Sebut Hal Ini

"Ya, karena akses jalan masih seperti ini. Padahal, kami sudah sering mengajukan proposal. Namun, karena alasan status lahan tak pernah terwujud," ujarnya. Persoalan status tidak jelaskan kepada awak media.

Sebagai petani yang memimpikan akses pertanian layak, Edi berharap, Cawabup Rudi Hariansyah bisa berkomitmen dengan nasib para petani di daerah itu. Sebab, memang selain bertani, tak ada lagi sandaran mereka untuk mengantungkan ekonomi.

baca juga: 3 Jam Debat Kandidat Putaran Kedua, Ini Hasilnya

"Mudah-mudahan pak Rudi bersama pak Rusma Yul Anwar bisa berkomitmen dengan nasib kami. Sebab, tak hanya hasil sawit yang banyak di Air Surut ini, hasil jagung juga melimpah di sini," terangnya.

Menanggapi hal itu, Rudi Hariyansyah mengaku, prihatin melihat akses pertaniam di daerah ini. Sebab, tidak hanya ditemukan di Air Surut, tapi di sejumlah kecamatan lain juga bernasih sama.

"Kita berkomitmen untuk memperhatikan kondisi ini. Karena petani masih menjadi sektor andalan Pessel hingga hari ini," terangnya.

Selain memikirkan jalan keluar untuk akses pertanian, Rudi juga berkomitmen untuk memikirkan sistem pengelolaan pengeluaran pertanian. Sebab hari ini katanya, meski hasil produksi baik, tapi pengeluaran keuangan tidak seimbang akan sulit membuat petani bergeming.

"Selain infrastruktur untuk kelancaran akses petani, kami juga akan berfikir untuk finansial yanh baik bagi petani. Sebab, hari ini sangat menjadi hal mendasar kita perhatikan," terangnya.

Lanjutnya, terkait persoalan kendala status perbaikan jalan Rudi Hariansyah berjanji akan berupaya jika terpilih nanti. Karena menurutnya, memang tanpa infrastruktur jalan yang baik, sektor ekonomi petani akan sulit terangkat.

"Kita akan kaji status lahan ini, dan kita akam pokus pada persoalan petani. Dan kita akan komitmen untuk menyikapi selurh persoalan dengan baik," tutupnya.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Khadijah