Dorong Ekonomi Milenial, PT Pegadaian Gandeng Karang Taruna

Direktur PT Pegadaian melakukan penandatanganan nota kesepakatan
Direktur PT Pegadaian melakukan penandatanganan nota kesepakatan (Istimewa)

KLIKPOSITIF - PT Pegadaian (Persero) berkolaborasi dengan Karang Taruna Nasional untuk mendorong produktivitas milenial terutama anggota Karang Taruna.

Hal tersebut dibuktikan dengan penandatanganan nota kesepahaman oleh Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Kuswiyoto, dengan Ketua Umum Karang Taruna Nasional, Didik Mukrianto, di kantor pusat Pegadaian , Senin 5 Oktober 2020.

baca juga: Holding Ultra Mikro Resmi Dibentuk, Saham Rp54,7 Triliun Dialihkan ke BRI

"Perjanjian kerja sama antara Pegadaian dengan Karang Taruna Nasional ini bertujuan untuk meningkatkan pendapatan bagi anggota, sekaligus membantu memutar kembali roda perekonomian, yang sempat terhambat akibat pandemi Covid-19, terutama di sektor UMKM," kata Direktur Utama PT Pegadaian (Persero), Kuswiyoto.

Sementara itu, Ketua Umum Karang Taruna Nasional, Didik Mukrianto, mengucapkan terima kasih atas kesempatan kerja sama yang telah dilakukan dengan Pegadaian . Perjanjian ini memberikan peluang baru bagi generasi muda dalam mengembangan kemandirian ekonomi dalam bentuk socialpreneur, khususnya bagi mereka yang tergabung dalam Karang Taruna Nasional.

baca juga: Deputi PT Pegadaian Sumbar Datangi Walikota Pariaman, Bahas Soal Ini

Menurutnya, saat ini jumlah kepengurusan Karang Taruna sudah tersebar di seluruh Indonesia, baik di tingkat desa maupun kelurahan. Diharapkan nantinya kerja sama dapat berjalan dengan baik dan menjadi salah satu program pemulihan ekonomi nasional yang sangat diperlukan oleh masyarakat.

"Kami melihat bahwa konsep dan pola yang dibangun Pegadaian sekarang ini sangat menyentuh dan membantu masyarakat untuk memecahkan masalah ekonomi di lingkungannya. Selain itu PKS yang hari ini ditandatangani menjadi sebuah upaya bagi kami untuk terus mengaplikasi apa yang diharapkan Pegadaian dalam mencarikan solusi bagi masyarakat," lanjutnya.

baca juga: PT Pegadaian Terbitkan Obligasi dan Surat Utang Berbasis Syariah Senilai Rp3,2 Triliun

Saat ini Pegadaian terus mengembangkan sistem keagenan sebagai saluran distribusi. Agen-agen tersebut meliputi agen gadai, agen pembayaran, dan agen pemasar. Keagenan dapat dilakukan oleh perseorangan maupun badan usaha.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Haswandi