PDAM Pessel Dapat Hibah Pemasangan Sambungan Air Baru untuk 2.031 Masyarakat Berpenghasilan Rendah Tahun Ini

ilustrasi
ilustrasi (net)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Perusahaan Daerah Air Minum ( PDAM ) Tirta Langkisau, Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat menerima program hibah pemasangan sambungan rumah masyarakat berpenghasilan rendah (SR-MBR) sebanyak 2.031 unit untuk tahun ini.

Direktur PDAM Tirta Langkisau Pessel , Gusdan Yuwelmi mengungkapkan, hibah SR-MBR adalah merupakan program Kementerian PU-PR dalam meningkatkan layanan air bersih minum bagi masyarakat berekonomi rendah yang merupakan hak dasar bagi masyarakat.

baca juga: Puskesmas Andalas Telah Vaksin Ribuan Warga, 347 Diantaranya Lansia

"Dari 2.031 yang tersebar, unit yang paling banyak mendapatkan SR-MBR ini yakni Inderapura. Itu ada sebanyak 362 SR dan selebih terbagi di seluruh unit yang ada di Tirta Langkisau," ungkapnya di Painan.

Ia menjelaskan, untuk mendapatkan hibah SR-MBR ada kriteria yang harus dipenuhi Pemda dan masyarakat. Hal itu sesuai dengan Surat Edaran Kementerian Pekerjaan Umum Dan Perumahan Rakyat Nomor: 12/SE/DC/2017 tentang Pedoman Pengelolaan Program Hibah Air Mium dan Sanitasi.

baca juga: Libur Lebaran, Puskesmas di Padang Sepi

Menurutnya, salah satu syarat atau kriteria Pemerintah Daerah penerima hibah adalah memiliki PDAM dan Perda tentang Penyertaan Modal Pemerintah (PMP). Sedangkan, syarat dan kriteria untuk masyarakat penerima manfaat, di antara lain haru bersedia dan memenuhi persyaratan sebagai pelanggan PDAM serta bersedia membayar biaya pemasangan sambungan rumah sesuai yang ditetapkan PDAM .

"Dengan ketentuan besarnya lebih rendah daripada biaya pemasangan sambungan rumah reguler,"terangnya.

baca juga: BMKG sebut Potensi Hujan Tinggi di Sejumlah Daerah

Sementara, untuk biaya pemasangan sambungan reguler sendiri, jelas Gusdan berdasarkan Keputusan Bupati (SK) ditetapkan Rp1.237.000."Hal ini sebagai upaya mendorong masyarakat berpenghasilan terbatas atau rendah dapat menikmati fasiltitas air bersih yang memadai," jelasnya.

Diketahui, hingga kini Pemerintah Pusat terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat Indonesia untuk mendapatkan akses aman air minum, terutama bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) di sejumlah daerah. Upaya tersebut sejalan dengan Nawa Cita Pemerintahan Presiden Joko Widodo dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui ketersediaan infrastruktur dasar, khususnya air bersih.

baca juga: Ombudsman Sumbar Awasi Penegakan Hukum Prokes Agar Tidak Terjadi Maladministrasi

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Ramadhani