Kunjungi Sawahlunto, Dubes India Diangkat Jadi Brand Ambassador Songket Silungkang

Walikota Sawahlunto Deri Asta dan Duta Besar India Untuk Indonesia Pradeep Kumar Rawat Saat Bertukar Cendera Mata
Walikota Sawahlunto Deri Asta dan Duta Besar India Untuk Indonesia Pradeep Kumar Rawat Saat Bertukar Cendera Mata (Ist)

SAWAHLUNTO , KLIKPOSITIF -- Tertarik dengan Songket Silungkang, Duta Besar (Dubes) India untuk Indonesia Pradeep Kumar Rawat kunjungi Kota Sawahlunto , Selasa (6/10/2020). Pradeep langsung dibawa melihat proses penenunan Songket Silungkang.

Walikota Sawahlunto Deri Asta mengatakan, sangat bangga dan berterimakasih. Hal ini merupakan kesempatan yang sangat bagus dan bisa membuka pintu kerjasama Sawahlunto -- India.

baca juga: Warga Sawahlunto yang Nikah Siri Kini Bisa Urus Administrasi Kependudukan Untuk Anak, Ini Syaratnya

"Kita rasa banyak peluang kerjasama yang bisa dijalin, dimana ini sudah menjadi awal yang sangat baik," kata Deri Asta melalui keterangan tertulis yang diterima KLIKPOSITIF .

Deri Asta menambahkan, namun yang paling utama, dengan ketertarikan Dubes India pada songket Silungkang ini bisa dimanfaatkan segera dengan menjadikan beliau sebagai brand ambassador Songket Silungkang di India.

baca juga: Songket dengan Motif Minang Kuno Berusia Ratusan Tahun Diproduksi di Canduang Agam

"Ini kita beri cendera mata beberapa songket , harapannya pak Kumar bisa membantu mempromosikan songket Silungkang di kantor Kadubes di Jakarta maupun di negaranya di India nanti," ujarnya.

Sementara itu, Pradeep Kumar Rawat menyampaikan, ketertarikannya dengan songket Silungkang, terutama pada proses penenunan yang dilakukan oleh pengrajin. " Songket Silungkang merupakan produk yang bernilai sejarah dan budaya tinggi," katanya.

baca juga: Andre Rosiade Minta Menteri BUMN Percepat Pengalihan Lahan PTBA di Sawahlunto

Dalam kesempatan itu, Pradeep Kumar juga menawarkan program kerjasama dengan Pemko Sawahlunto yaitu kerjasama di bidang pendidikan Aparatur Sipil Negara (ASN).

"Kami punya program terkait government employee, jadi ini seperti pertukaran pelajar, bedanya yang dikirimkan dalam program ini adalah pegawai pemerintah (ASN). Mereka dapat mempelajari budaya, tata kelola pemerintahan dan hal lain yang dirasa perlu. Selama ASN Sawahlunto berada di sana nanti (India), maka biaya mereka di sana ditanggung oleh pemerintah negara India," ujar Pradeep.

baca juga: Bahas Pengalihan Aset Pascatambang, Andre Rosiade Fasilitasi Wako Sawahlunto Bertemu Dirut Mind ID-PTBA

Terkait tawaran kerjasama di bidang pendidikan ASN tersebut, Deri Asta menyebutkan bahwa membuka peluang itu, dirinya mempersilahkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk menindaklanjuti peluang itu sesuai regulasi yang berlaku.

Editor: Muhammad Haikal