Terobos Blokade dengan Mobil, Empat Tersangka Pembawa 100 Kg Ganja Berhasil Diamankan Polres Payakumbuh

Konferensi pers penangkapan narkoba jenis ganja seberat 100 kg.
Konferensi pers penangkapan narkoba jenis ganja seberat 100 kg. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Sempat menerobos blokade yang dilakukan Tim Gagak Hitam Satresnarkoba Polres Payakumbuh , empat orang tersangka yang membawa 100 kilogram narkoba jenis ganja kering menggunakan mobil Avanza warna hitam dengan nomor polisi BA 1329 RZ berhasil diringkus di Kelurahan Ibuh Kecamatan Payakumbuh Barat, Selasa (6/10).

Empat tersangka yang diamankan tersebut adalah EP (25), DA (21), VR (24), dan PD (22). Diantara barang bukti (BB) yang diamankan adalah narkoba jenis ganja kering dengan berat sekitar 100 kg yang dibungkus dalam bentuk puluhan paket besar, satu unit telepon genggam lipat bermerk Samsung warna merah, dan mobil Avanza yang dibawa para tersangka.

baca juga: Foresthree Coffee, Brand Kuliner Nasional Lirik Pasar Payakumbuh Kota Randang

Penangkapan terhadap keempat tersangka itu sendiri berlangsung cukup dramatis, karena pada saat Tim Gagak Hitam Satresnarkoba Polres Payakumbuh melakukan penghadangan, EP yang mengendarai mobil Avanza menerobos blokade polisi di Kawasan Simpang Ngalau.

Mencoba menghindari sergapan pihak berwajib, mobil berwarna hitam tersebut terus melaju ke arah Payakumbuh Barat. Di perjalanan, seorang tersangka PD melompat dari mobil dan kemudian berhasil diamankan.

baca juga: Drainase di Payakumbuh Dipenuhi Minyak, Ini yang Terjadi

Meski ditinggal salah seorang rekannya, EP terus memacu mobilnya, sebelum akhirnya memutuskan berhenti di Kelurahan Ibuh.

"Di situ ketiga tersangka sama-sama turun dari mobil dan mencoba kabur ke arah perumahan warga. Personel kami yang melakukan pengejaran akhirnya bisa meringkus ketiga tersangka tersebut tiga jam kemudian. EP dan DA ditangkap di sebuah rumah kosong, sementara VA ditangkap di ladang kosong saat berusaha bersembunyi," kata Kapolres Payakumbuh , AKBP. Alex Prawira saat melakukan konferensi pers, Selasa (6/10) sore.

baca juga: APBD Kota Payakumbuh 2021 Disetujui Lewat Video Conference, Berikut Rinciannya

AKBP. Alex menambahkan, personelnya di lapangan juga sempat melepaskan beberapa kali tembakan peringatan, namun tak jua diindahkan oleh para tersangka yang tetap berusaha kabur.

"Mereka (tersangka) memang cukup nekat dan tembakan peringatan anggota kita di lapangan tak menghentikan upaya mereka untuk tetap berupaya kabur," katanya. (*)

baca juga: Demi Menjaga Netralitas, Bawaslu Payakumbuh Ajak ASN Taat Aturan di Pilgub Sumbar

Editor: Taufik Hidayat