Diterima Kuliah di Universitas Al Azhar Mesir, Anak Guru Honorer di Solok Ini Terganjal Biaya

Nabila Permata Sari, saat ujian daring seleksi masuk Al-Azhar Mesir
Nabila Permata Sari, saat ujian daring seleksi masuk Al-Azhar Mesir (Ist)

SOLOK , KLIKPOSITIF - Hendra Nova masih bingung, antara bahagia dan sedih. Di satu sisi, hatinya berbunga, anak ketiganya Nabila Permata Sari diterima kuliah di Universitas Al-Azhar Mesir . Tidak banyak yang bisa berkuliah di kampus kenamaan itu.

Bahkan bisa dibilang, di Kabupaten Solok bisa dihitung dengan jari. Apalagi di Nagari Surian, tempatnya menetap. Sebuah kebanggaan bagi dirinya, dan tentu juga nagari.

baca juga: Saat Peringatan Hari AIDS Sedunia Empat Warga Solok Dinyatan Positif

Tapi di sisi lain, dirinya gamang, kuliah di luar negeri tentu butuh biaya yang sangat besar. Bisa hitungan puluhan juta. Itupun kalau ada beasiswa, bisa sedikit ringan, lain cerita kalau hanya mengandalkan biaya sendiri.

Setidaknya, soal nasib pendidikan anaknya itu mengganjal pikiran Hendra Nova, guru honorer di SD Negri Lubuk Rasam, Nagari Surian, Kabupaten Solok , Sumatra Barat. Apalagi, keluarganya terbilang ekonomi pas-pasan.

baca juga: Harimau Masuk Kampung, Masyarakat Danau Kembar Diminta Waspada

Bisa dibayangkan, penghasilannya sebagai seorang guru honorer tentu sudah bisa ditebak, mungkin cukup untuk memenuhi kebutuhan keluarga. Begitulah keadaannya.

Ditambah lagi, Era, panggilan Hendra Nova, juga menjadi tulang punggung keluarga. Empat orang anak yang harus dinafkahinya usai berpisah dengan suaminya.

baca juga: Besok, Madra Indriawan Dilantik Sebagai PAW Anggota DPRD Solok

"Sekarang saya sendiri mengurus anak-anak, empat orang dan baru satu orang yang sulung berkeluarga, tiga lagi masih dalam masa pendidikan," ungkapnya.

Nabila berhasil lulus ujian masuk Universitas Al-Azhar Mesir melalui seleksi yang dilakukan oleh Organisasi Internasional Alumni Al-Azhar Cabang Indonesia dan Pusat Studi Islam dan Bahasa Arab (Pusiba) tahun 2020.

baca juga: KPK RI Evaluasi Pelaksanaan RAD PPK Kota Solok

Ujian dilaksanakan secara dalam jaringan (Daring) pada bulan Juni 2020 lalu, peserta seleksi mencapai 1200 orang. Tentunya, tidak gampang untuk bisa kuliah di Al-Azhar Mesir , pasti memiliki prestasi yang bagus yang diterima.

Hal itu juga tergambar dari diri Nabila. Selain menonjol secara akademik di bangku sekolah, Nabila juga merupakan seorang penghafal Al-Quran. Sampai kini, hafalannya sudah 10 juz.

"Hafalannya sudah 10 juz, dan kini terus menghafal. Baik di sekolah, sebelum tamat maupun di rumah. Mudah-mudahan kelak bisa 30 juz," ungkap Era.

Kini, Era hanya bisa berharap dari para dermawan yang mau membantu perjuangan anaknya dalam menimba ilmu ke Mesir . Apalagi, semangat anaknya untuk kuliah disana sangat tinggi.

Dijadwalkan, Nabila harus berangkat Desember 2020 ke Mesir untuk menjalani perkuliahan disana. Sementara sampai saat ini, orang tuanya belum memiliki uang. Setidaknya untuk berangkat dan biaya hidup selama kuliah bisa mencapai sekitar 45 juta.

Bagi anda yang peduli dengan pendidikan dan perjuangan Nabila, bisa membantu dengan menyalurkan donasi ke rekening BRI, dengan nomor 7422 01 006287 53 8, atas nama Hendra Nova (orang tua Nabila).

Penulis: Syafriadi | Editor: Haswandi