Viral Harga Mikrofon Ruang Rapat Paripurna yang Dimatikan Puan Maharani, Harganya Setara Mobil Ini

Penampakan anggota DPR di ruang rapat paripurna jelang pengesahan Rancangan Undang-Undang Cipta.
Penampakan anggota DPR di ruang rapat paripurna jelang pengesahan Rancangan Undang-Undang Cipta. (Suara.com)

KLIKPOSITIF - Aksi Ketua DPR RI Puan Maharani mematikan mikrofon saat sidang pengesahan UU Cipta Kerja menjadi bahan perbincangan publik. Bahkan aksi yang dilakukannya pun dikecam beberapa netizen.

Mereka menyebut kalau aksinya tidak sesuai dengan asas demokrasi yakni kebebasan berpendapat.

baca juga: Ternyata Tak Perlu Sertifikat Vaksin untuk Urus Dokumen Kependudukan

Aksi mematikan mikrofon ini berawal saat anggota Fraksi Demokrat, Benny K Harman, menyampaikan pendapat tentang RUU Cipta Kerja ini. Ketika sedang mengemukakan pendapat, mikrofon Benny dimatikan tiba-tiba oleh Puan Maharani .

Aksi ini pun mendapat sorotan dari netizen. Bahkan ada juga beberapa netizen yang salah fokus dengan mikrofon yang dimatikan oleh Puan Maharani saat sidang.

baca juga: Pemerintah Tetapkan Standar Kelulusan CPNS 2021, Ini Info Lengkapnya

Ternyata mikrofon yang digunakan saat sidang harganya pun tidak main-main lho.

Menurut laporan dari situs Layanan Pengadaan Secara Elektronik ( LPSE ) DPR , mikrofon itu masuk dalam tender yang berjudul 'Penggantian Delegate Conference System Ruang Rapat Paripurna Gedung Nusantara DPR RI'.

baca juga: RS Hampir Penuh, Luhut Minta Pemda DIY Tingkatkan Kapasitas Tempat Tidur

Dalam laporan tersebut, tertulis harga yang digunakan untuk membeli peralatannya tersebut sebesar Rp 74,257 miliar.

Jika dihitung per satuan dengan jumlah anggota DPR RI yang mencapai 575 orang, harganya menjadi Rp 129,143 juta.

baca juga: Kebijakan PSBB Hingga PPKM Tidak Akan Efektif Tanpa Testing dan Tracing yang Masif

Dengan harga tersebut, mikrofon ini bisa disejajarkan dengan sebuah mobil Toyota Avanza bekas yang harganya di situs jual beli online berkisar Rp 120-130 jutaan untuk lansiran tahun 2014-2017.

Sumber: Suara.com

Editor: Eko Fajri