Pelajar Diamankan, Aksi Tolak Omnibus Law di Sumbar Ricuh Diduga Antara Siswa dan Aparat Keamanan

Ricuh Duduga pelajar saat demo di sumbar
Ricuh Duduga pelajar saat demo di sumbar (KLIKPOSITIF/Halber)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Aksi yang menuntut dibatalkannya omnibus law di depan Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sumatera Barat sempat ricuh pada Kamis 8 Oktober 2020.

Kericuhan terjadi diduga antara siswa dan petugas kepolisian yang saat itu melakukan pengamanan aksi yang digelar sejak kemarin, Rabu 7 Oktober 2020.

baca juga: Wapres: 40 Persen Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah untuk UMKM

Beberapa siswa yang ikut melakukan aksi diamankan oleh petugas sebelum sampai di depan Kantor DPRD Sumatera Barat.

"Kembalikan teman kami," kata siswa kepada personel kepolisian yang memukul mundur mereka menggunakan gas air mata.

baca juga: Diubah Pemerintah, Ini Daftar Lengkap Libur Nasional dan Cuti Bersama 2021

Siswa yang meminta temannya dikembalikan itu ditembaki gas air mata yang membuat mereka mundur sampai ke Jembatan Basko.

Beberapa orang diamankan karena dianggap membuat ricuh aksi yang dilakukan oleh mahasiswa itu. Mereka diamankan oleh petugas yang berpakaian bebas.

baca juga: Pemerintah Pastikan Pembuatan Kartu Pencari Kerja Gratis, Begini Caranya Membuatnya

Hingga pukul 15.56, mahasiswa se Sumatera Barat masih melakukan aksi di depan Kantor DPRD Sumatera Barat menuntut Omnibus law dibatalkan.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Eko Fajri