Diputuskan Pacar, Remaja Ini Nekat Sebar Video Asusila Pacar ke Media Sosial

AA saat pemeriksaan di Mapolres Payakumbuh.
AA saat pemeriksaan di Mapolres Payakumbuh. (Ade Suhendra)
PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF -

Seorang remaja berumur 17 tahun warga Kecamatan Banuhampu Kabupaten Agam ditangkap Tim Cheetah Satreskrim Polres Payakumbuh , Kamis 8 Oktober 2020 sekitar pukul 02.40 WIB dinihari. Remaja ini ditangkap karena diduga telah menyebarkan video asusila kekasihnya yang berumur 16 tahun, yang merupakan warga Kecamatan Payakumbuh Barat, Kota Payakumbuh .

Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira didampingi Kasat Reskrim Payakumbuh AKP M. Rosidi mengatakan, pelaku dijerat Pasal 45 Ayat (1) Jo Pasal 27 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

baca juga: Pilkada Damai, Aman, dan Sehat Dideklarasikan di Kota Payakumbuh

"Tim Cheetah Satreskrim Polres Payakumbuh menangkap pelaku pada Kamis 8 Oktober 2020 Pukul 02.40 WIB, dan Barang Bukti (BB) berupa satu unit handphone yang diduga digunakan pelaku untuk merekam dan menyebar atau mendistribusikan video sang pacar yang tidak menggunakan pakaian," kata AKBP Alex Prawira.

Sementara itu, Kasat Reskrim AKP M. Rosidi didampingi KBO Satreskrim IPTU Eridal dan Paur Humas, IPDA Satria Rudi menjelaskan antara korban dan pelaku memang pacaran tapi belum pernah bertemu. Penyebaran video asusila tersebut diduga disebarkan karena hubungan dua sejoli itu kandas sebelum keduanya sempat bertemu.

baca juga: Pemko Payakumbuh dan BNN Deklarasikan Kelurahan Bersinar

"Karena sakit hati diputus, tersangka nekad menyebar rekaman video saat ia dan korban melakukan videocall. Video tersebut merekam saat korban yang tengah video call," ujar Kasat Reskrim Polres Payakumbuh .

Ia menjelaskan bahwa hubungan pacaran jarak jauh dua remaja ini dijalin sekitar 2 minggu lalu, di mana keduanya berkenalan lewat media sosial dan menjalin asmara meskipun belum pernah saling bertemu. Video tersebut dikatakannya telah didistribusikan beberapa kali, yaitu pada 25 Agustus 2020, 29 Agustus 2020, dan 1 September 2020.

baca juga: Terpilih di TC GSI Nasional, Sebanyak 3 Pelajar SMP Payakumbuh Berpeluang Tembus Timnas U-16

"Saat diperiksa oleh penyidik Unit Tindak Pidana Tertentu (Tipidter) Satreskrim Polres Payakumbuh , tersangka mengakui bahwa ia memang telah menyebarkan video bermuatan asusila ini," katanya.

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Haswandi