Ini Aturan Pembuatan dan Pemasangan APK dan Bahan Kampanye Paslon di Lima Puluh Kota

Arwantri, Komisioner KPU Divisi Sosialisasi, Pendidikan, Partisipasi Masyarakat, dan SDM
Arwantri, Komisioner KPU Divisi Sosialisasi, Pendidikan, Partisipasi Masyarakat, dan SDM (Ade Suhendra)
LIMA PULUH KOTA , KLIKPOSITIF -

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lima Puluh Kota fasilitasi Alat Peraga Kampanye (APK) dan bahan kampanye masing-masing pasangan calon kepala daerah di Lima Puluh Kota .

Komisioner KPU Lima Puluh Kota Divisi Sosialisasi, Pendidikan, Partisipasi Masyarakat, dan SDM, Arwantri saat dihubungi KLIKPOSITIF mengatakan untuk APK ada tiga jenis yaitu baliho, umbul-umbul, dan spanduk. Kemudian untuk bahan kampanye ada empat bentuk seperti selebaran (flyer), brosur (leaflet), pamflet, dan poster.

baca juga: Satu-Satunya Kepala Daerah, Irfendi Arbi Jadi Tokoh Inspiratif Keterbukaan Informasi Publik

"Setiap pasangan calon dapat menambahkan alat APK dan bahan kampanye di luar yang difasilitasi KPU, tapi bentuk dan desainnya juga harus sama," kata Divisi Sosialisasi, Pendidikan Pemilih, Partisipasi Pemilih, dan Sumber Daya Manusia (SDM) tersebut.

Menurutnya, Pasal 28 PKPU Nomor 11 Tahun 2020 dengan tegas menekankan bahwa pasangan calon boleh membuat atau menyediakan sendiri APK dan bahan kampanye paling banyak 200 persen dari yang difasilitasi KPU. Lebih lanjut dijelaskannya untuk masing-masing pasangan calon akan mendapatkan 5 baliho yang akan dipasang di lokasi-lokasi strategis di Kabupaten Lima Puluh Kota .

baca juga: Bawaslu Lima Puluh Kota Sebut Paslon Punya Kecenderungan Melibatkan ASN dan Wali Nagari

"Adapun umbul-umbul disediakan masing-masing calon sebanyak 10 buah untuk ditempatkan di setiap kecamatan dan umbul-umbul ini akan dipasang di 13 kecamatan nantinya. Sedangkan, untuk spanduk, kita sediakan 2 buah untuk setiap nagari perpasangan calon dengan jumlahnya sebanyak 632 buah," katanya.

Sementara itu, untuk bahan kampanye pihak KPU Limapuluh Kota akan memfasilitasi 10 persen dari total jumlah Kepala Keluarga (KK) yang ada di daerah tersebut, dimana pada Pilkada 2020 pemilih di Kabupaten Lima Puluh Kota tersebar pada 120.481 KK. Kemudian untuk bahan kampanye seperti selebaran (flyer), brosur (leaflet), pamflet, dan poster) KPU Lima Puluh Kota menyediakan 48.192 lembar dengan masing-masing pasangan calon mendapatkan 12.048 lembar bahan kampanye.

baca juga: Pertashop Kini Hadir di Nagari Koto Tuo Kabupaten Lima Puluh Kota

"Untuk bahan kampanye ini, pasangan calon dapat memperbanyak maksimal 100 persen jumlah KK di Kabupaten Limapuluh Kota. Kami juga akan menetapkan titik lokasi pemasangan APK di tingkat Kabupaten, tingkat kecamatan, dan tingkat desa atau nagari, dimana lokasi pemasangan APK tersebut merupakan fasilitasi dari pemerintah daerah," ujarnya.

Ia mengingatkan APK tersebut dilarang untuk dipasang pada tempat ibadah dan halamannya, rumah sakit atau tempat pelayanan kesehatan, gedung milik pemerintah, dan lembaga pendidikan (gedung dan sekolah). Hal ini juga berlaku untuk penempelan bahan kampanye seperti stiker.

baca juga: Bupati Lima Puluh Kota Serahkan Bantuan Untuk Korban Kebakaran di Lareh Sago Halaban

"Selain tempat-tempat tersebut, stiker dilarang juga ditempel di jalan protokol, sarana dan prasarana publik, taman, dan pepohonan," kata Arwantri.

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Haswandi