Tujuh Nagari di Solsel Jadi Percontohan Nagari Tageh Covid-19

Dr, Andani, Kapolres Solsel AKBP Tedy Purnanto, Pjs Bupati Solsel Jasman Rizal Direktur NDC Unand Erigas Eka Putra Usai pertemuan dengan Camat Wali Nagari yang akan menjadi pilot projects Nagari Tageh
Dr, Andani, Kapolres Solsel AKBP Tedy Purnanto, Pjs Bupati Solsel Jasman Rizal Direktur NDC Unand Erigas Eka Putra Usai pertemuan dengan Camat Wali Nagari yang akan menjadi pilot projects Nagari Tageh (Kaka)

SOLSEL KLIKPOSITIF - Pjs Bupati Solok Selatan ( Solsel ) Jasman Rizal mengatakan dalam waktu dekat pihaknya Segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) Nagari Tageh (tangkas) Covid-19 meliputi tujuh Nagari dari tujuh kecamatan yang akan dijadikan proyek percontohan (pilot project).

Nagari Tageh yang akan segera di SK kan tersebut, yakni Nagari Abai di Kecamatan Sangir Batang hari, Nagari Sungai Kunyit di kecamatan Sangir Balai Janggo, Nagari Padang Air Dingin di Kecamatan Sangir Jujuan, Nagari Lubuk Gadang Selatan di kecamatan Sangir.

baca juga: Masyarakat Sumbar akan Divaksin COVID-19? Gubernur Minta Disosialisasikan Dulu

Selanjutnya Nagari Kapau Alam Pauh Duo di kecamatan Pauh Duo, Nagari Sako Pasia Talang di Kecamatan Sungai Pagu, dan Nagari Pakan Rabaa Tengah di Kecamatan KPGD.

Jasman menjelaskan fungsi Nagari Tageh adalah mensosialisasikan menyampaikan informasi, serta mengedukasi masyarakat termasuk membangun sifat gotong royong.

baca juga: Bawaslu Solsel: Dari 126 Kegiatan Kampanye, Satu Dibubarkan

"Dengan Sosialisasi dan edukasi tersebut diharapkan dapat merubah stigma masyarakat sehingga tidak ada lagi ketakutan terhadap pasien positif Covid-19, tetapi timbul kepedulian untuk saling membantu ditengah masyarakat tersebut", kata Jasman

Jasman mengatakan, pembentukan Nagari Tageh dengan menggandeng Kepala Laboratorium Pusat Diagnostik dan Riset Penyakit Infeksi Fakultas Kedokteran Unand Dr. Andani Eka Putra dan Direktur NDC Unand Erigas Eka Putra tersebut meliputi lima aspek utama yaitu Kesehatan, pangan, ekonomi, sosial, serta Pendidikan.

baca juga: Panwascam Solsel Harapkan Hal Ini dari Masyarakat dalam Pilkada

Dia meminta seluruh camat dan Wali nagari yang akan dijadikan pilot project nagari Tageh agar tidak memikirkan dulu terkait anggaran pelaksanaannya.

"Yang utama dulu saat ini adalah semangat dan kemauan kita untuk bersama-sama melaksanakan program ini. Masalah anggaran nanti kita diskusikan, anggarannya tidaklah besar. Nanti akan dilibatkan semua pihak, termasuk kita mintakan dukungan perantau," kata Jasman

baca juga: Terus Melonjak, Angka Positif Corona di Indonesia Sudah 385.980 Kasus

Jasman juga menyampaikan bahwa Gubernur Sumbar Irwan Prayitno mendukung penuh terhadap program Nagari Tageh tersebut.

"Tolong sampaikan salam saya kepada seluruh camat dan wali nagari yang hadir. Saya akan mendukung penuh pelaksanaan program ini nantinya," kata Jasman membacakan pesan Whatsapp Gubernur Sumbar.

Dr Andani Eka Putra Nagari Tageh adalah bentuk perlawanan terhadap Covid-19 dengan melibatkan setiap elemen masyarakat.

"Ibarat perang, Covid-19 adalah musuh yang tidak perlu ditakuti tidak juga boleh diabaikan tetapi harus diwaspadai karena bisa menyerang siapa saja", katanya.

Kapolres Solok Selatan, AKBP Tedy Purnanto, S.Ik, mengatakan pihaknya siap untuk mendukung program Nagari Tageh tersebut.

"Selaku Kapolres kita siap mendukung program ini. Masyarakat masih banyak yang tidak percaya dengan wabah Covid ini. Padahal wabah ini nyata adanya, dan bukan konspirasi. Bukan hanya kita, Bahkan negara-negara maju pun terkena dampaknya," tegasnya.

Ia mengatakan pihaknya akan menggerakkan semua kapolsek dan juga babinkamtibnas di nagari-nagari untuk menjalankan program ini.

"Berat sama dipikul, ringan sama dijinjing, lnsya Allah bisa kita jalankan bersama-sama," kata Tedy

Penulis: Kamisrial | Editor: Eko Fajri