Terus Berkembang, Pokdarwis Kapalo Banda Taram Masuk Nominasi GIPI Awards 2020

Kapalo Banda Taram Payakumbuh
Kapalo Banda Taram Payakumbuh (KLIKPOSITIF/Ade Suhendra)
LIMA PULUH KOTA, KLIKPOSITIF -

Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) Kapalo Banda, Taram, Kecamatan Harau masuk 5 Besar Nominasi Pokdarwis Terbaik diajang yang dihelat oleh Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Sumbar Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI). Hal ini tertuang dalam Surat Keputusan Nominator GIPI Awards 2020 No: 01/KPTSN/GIPI-GA/X/2020.

Muhammad Yahdi, Ketua Pengelola Objek Wisata Kapalo Banda dan Sekretaris Pokdarwis Kapalo Banda mengatakan selain Pokdarwis Kapalo Banda, juga ada Pokdarwis Batang Taye di Silokek, Sijunjung, Pokdarwis Kubu Gadang di Padangpanjang, Pokdarwis Green Talau Park di Ulakan, Padangpariaman, dan Pokdarwis Murai Batu Batuah di Nagari Pasia Laweh, Palupuah, Agam. Menurutnya, penilaian kategori Pokdarwis Terbaik ini meliputi struktur organisasi Pokdarwis dan pengelola objek wisata, dan administrasi.

baca juga: Pungli Masih Marak, Asisten III Setdako Payakumbuh Tegaskan Hal Ini

"Untuk administrasi ini yang menjadi penilaian adalah laporan keuangan, laporan kas Kapalo Banda, SK Pokdarwis dan Pengelola. Kemudian MoU antara pengelola dan pemerintah Nagari, Objek Wisata yang mencakup Sapta Pesona, dan wisata pendukung yaitu agro wisata serai wangi, madu galo-galo, dan jamur tiram," kata Yahdi, Minggu 18 Oktober 2020.

Ia menjelaskan untuk pengunjung, rata-rata 2.000-2.500 pengunjung per minggu. Jumlah ini dikatakannya menurun akibat Pandemi COVID-19 yang melanda sejak beberapa bulan terakhir dan berdampak terhadap wisata Kapalo Banda ini

baca juga: Polres Payakumbuh Musnahkan Barang Bukti Ganja Seberat 98,3 Kg

"Penurunan mencapai 160 persen dari biasanya. Namun dengan diikutinya GIPI Awards 2020 ini diharapkan administrasi dapat terkelola dengan baik dan sekarang sudah komputerisasi serta momen GIPI ini dijadikan sebagai kesempatan untuk berbenah sehingga bisa melihat neraca kunjungan dan perkembangan Wisata Kapalo Banda," kata Yahdi yang juga berharap 2021 Kapalo Banda dapat menjadi Desa Wisata di Lima Puluh Kota ini.

Yahdi menambahkan untuk asal wisatawan kebanyakan berasal dari Riau, Medan, dan Jambi. Namun untuk wisatawan lokal Sumatera Barat juga sudah banyak seperti dari Batusangkar, Bukittinggi, Agam, Padangpanjang, Padang, dan Pessel.

baca juga: Pemko Payakumbuh tak Batasi Jumlah Penerima BPUM Tahap II

____

SURAT KEPUTUSAN

baca juga: Transfer Dana Pusat Berkurang, Kota Payakumbuh Harus Lakukan Efisiensi Pada APBD 2021

PANITIA SELEKSI NOMINATOR GIPL AWARDS 2020 Nomor : 01/KPTSN/GIPI-GA/X/2020

Tentang Penetapan Nominator GIPI Awards 2020 Kategori Nominator Desa Wisata Terbaik. Kategori Nominator Pokdarwis Terbaik dan Nominator Kategori Penggiat/Pengerak Wisata Terbaik

Mengingat

E Keputusan bersama anggota dalam pertemuan DPD GIPI SUMBAR di Politeknik Negeri Padang dalam rangka penandatangan MoU Politeknik Negeri

Padang dengan DPD GIPI SUMBAR beserta seluruh Asosiasi Pariwisata Sumatera Barat untuk mengadakan event bersama yaitu GIPI Awards 2020, Pentingnya memberikan apresiasi dan pembinaan kepada stakeholder di gress

root pariwisata dalam hal ini adalah desa wisata, pokdarwis penggiat penggerak wisata agar terwujudnya SDM iklim pariwisata yang konsif serta ciptanya pariwisata yang berkelanjutan : 1. Rangkaian penerimaan peserta GP Awards 2020 oleh Panita Pelaksana

(SC), kelengkapan data dan persyaratan data peserta yang masuk melalui panitia (SC) sampai batas waktu yang ditentukan sebelumnya yang tercantum dalam proposal kegiatan GP Awards 2020 dan penilaian tim

panitia seleksi nominator GIP 1 Awards 2020 2. Hasil rapat OC dan SC/Panitia Seleksi Nominator GIPI Awards 2020 pada hari Sabtu, 10 Oktober 2020 di Hotel Kryad Bumiminang.

Selain Nominator Pokdarwis Terbaik, juga ada kategori Nominator Desa Wisata Terbaik, dan Nominator Pegiat Wisata Terbaik. GIPI Awards ini sendiri bertujuan untuk memberikan apresiasi dan pembinaan kepada stakeholder di gressroot pariwisata dalam hal ini adalah desa wisata, pokdarwis penggiat penggerak wisata agar terwujudnya SDM iklim pariwisata yang kondusif serta terciptanya pariwisata yang berkelanjutan.

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Fitria Marlina