Andre Rosiade Santuni Janda 4 Anak yang Jadi Tukang Cuci Pakaian di Padang

Tim AR Center menyerahkan bantuan sembako dan uang tunai dari anggota DPR RI Andre Rosiade untuk keluarga tukang cuci di Jalan Karet, Padang Pasir, Padang Barat, Kota Padang.
Tim AR Center menyerahkan bantuan sembako dan uang tunai dari anggota DPR RI Andre Rosiade untuk keluarga tukang cuci di Jalan Karet, Padang Pasir, Padang Barat, Kota Padang. (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Ditinggal suami sejak beberapa tahun lalu, membuat Betri Murni harus berjuang sendiri untuk membesarkan empat orang anaknya.

Kini, janda 49 tahun itu tinggal di rumah kontrakan di Jalan Karet, RT2RW 4, Padang Pasir, Padang Barat, Padang.

baca juga: Pulang ka Rumah Gadang Bako Andre Rosiade Dianggap Berani karena Masih Keturunan Kamang

Saban hari, Ia pun harus berjuang hidup dengan menjadi pencuci pakaian dari rumah ke rumah. Namun sejak pandemi, job cuci pakaian pun berkurang.

"Awalnya, saya bisa mencuci di 6 sampai 8 rumah sehari. Namun karena virus mewabah dan orang banyak di rumah, keluarga yang memakai jasa cuci saya berkurang," katanya.

baca juga: Andre Rosiade Beri Motivasi Puluhan Pelaku UMKM di Limapuluh Kota

"Sekarang tinggal tiga kepala keluarga saja yang saya bantu cucian dan setrikaannya," sambung Betri saat dikunjungi Tim AR Center, akhir pekan lalu.

Betri yang asli Lubukbasung, Kabupaten Agam ini menyebutkan, sebenarnya dia memiliki anak lima orang, satu orang meninggal saat usia remaja.

baca juga: Deva Mahenra: Sumbar Pasar Foresthree Coffee Signifikan untuk Ekspansi

Parahnya, salah satu anaknya yang selama ink menjadi penopang ekonomi keluarga, telah berhenti bekerja karena di PHK oleh perusahaan tempatnya bekerja sehari yang lalu.

Sejak pandemi dia dirumahkan, tapi baru saat ini mendapatkan kepastian diberhentikan. "Anak saya itu kerja di salah satu toko oleh-oleh di Kota Padang . Mau bagaimana lagi, terpaksa harus mencari kerja lagi,"

baca juga: Andre Rosiade: Erman Safar Wali Kota Bukittinggi Pilihan Rakyat

"Saya juga harus lebih keras berusaha, karena anak-anak masih dalam tanggungan semua," kata Betri yang menerima bantuan sembako dari anggota DPR RI asal Sumbar Andre Rosiade .

Tim AR Center yang datang ke rumah Betri benar-benar prihatin dengan kondisi keluarga itu. Apalagi, rumah kayu itu sebenarnya sudah tak layak lagi dihuni karena sudah lapuk dan Sebagian atap bocor.

"Kami kemarin usulkan bedah rumah, tapi tak bisa. Karena rumah mengontrak," kata Betri yang berharap anaknya kembali bekerja.

Betri mengucapkan terima kasih atas bantuan yang disalurkan oleh Andre Rosiade yang juga Ketua DPD Partai Gerindra Sumbar ini.

"Kami tak tahu bapak dapat informasi darimana. Terima kasih pak Andre, terima kasih Partai Gerindra yang telah memberikan perhatian kepada keluarga kami," katanya usai menerima bantuan yang diserahkan Nurhaida yang juga Sekretaris PIRA (Perempuan Indonesia Raya) Sumbar ini.

Tokoh masyarakat Padang Pasir, Ayang Turagari menyaksikan penyerahan sembako dan uang tunai itu mengaku sangat terharu dan salut dengan Andre Rosiade .

"Keluarga ini benar-benar tidak mampu dan harus kita bantu Bersama-sama. Apalagi kalau banjir, lokasi rumah ini sudah seperti kolam," ujarnya.

"Ini disebabkan, karena rumah ini berada di tengah rumah besar atau ruko di Kawasan Jalan Karet," imbuh Ayang yang menyebutkan, di sekitar lokasi masih ada beberapa warga yang amat membutuhkan.

Nurhaida yang datang Bersama tim AR Center lainnya, Alwis Ray, Zulkifli dan Rina Shintya menyebutkan, informasi dari Ayang Turagari ini membuat mereka langsung bergerak ke kawasan tersebut.

Tim cukup kaget karena menemukan rumah tidak layak huni di pusat kota itu. "Kami mendengar informasinya saja tersentuh, apalagi saat sudah sampai di rumah ini,"

"Kondisi yang benar-benar harus dibantu oleh kita semua. Kami juga sudah berkoordinasi dengan Ketua DPD Gerindra pak Andre Rosiade sebelum menyerahkan bantuan ini," kata Nurhaida yang juga Wakil Ketua DPD Gerindra Sumbar.

Andre Rosiade mengaku tersentuh dengan cerita keluarga Betri di Padang Pasir ini. Dia berharap, informasi-informasi seperti itu terus digali agar bisa dibantu dengan tepat sasaran.

"Kami dan tim akan terus bergerak untuk menyalurkan bantuan bagi keluarga yang benar-benar membutuhkan ini," kata Andre Rosiade yang juga ketua harian DPP Ikatan Keluarga Minang (IKM) ini.(*)

Editor: Riki