Ingat! ASN Melanggar Protokol Kesehatan Diganjar Sanksi Penundaan Kenaikan Pangkat dan Pemotongan Tunjangan

Gubernur Sumbar Irwan Prayitno
Gubernur Sumbar Irwan Prayitno (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno memberi peringatan keras kepada kepala dinas akibat banyaknya Aparatur Sipil Negara ( ASN ) yang terpapar COVID-19 di Organisasi Perangkat Paerah (OPD) provinsi itu.

"Setiap kepala OPD harus bisa menentukan sikap. Setiap hari ada saja ASN yang terkena COVID-19, untuk itu saya minta ASN lebih disiplin menerapkan protokol kesehatan . Mengingat, banyak pejabat publik maupun ASN yang dinyatakan positif COVID-19," ungkapnya.

baca juga: Pandemi Covid-19, Irwan Prayitno Minta Perkuat Sinergitas Pemulihan Ekonomi

Bagi ASN lanjutnya, selain memberikan sanksi Perda AKB, juga diberikan sanksi tambahan bagi yang kedapatan melanggar ketentuan protokol kesehatan di tempat kerja atau perkantoran oleh kepala OPD. Seperti, penggunaan masker, pembatasan pertemuan tatap muka secara langsung dan tetap jaga jarak.

"Kemarin (Senin 19 Oktober) saya sudah kumpulkan kepada OPD, saya ingatkan lengkap dengan sanksi bagi ASN yang melanggar. Ada juga sanksi tambahan untuk yang melanggar. Sanksi tambahan ini berupa ditundanya kenaikan pangkat dan pengurangan tunjangan yang akan diterima bagi yang melanggar," tegasnya.

baca juga: Harumkan Nama Sumbar, Gubernur Serahkan Bonus Ratusan Juta ke Kafilah

Gubernur menekankan kepada seluruh jajaran OPD untuk membatasi ASN untuk masuk kerja. Hanya sebagian pegawai masuk kerja secara bergantian, namun tetap memperhatikan protokol kesehatan .

Penekanan dari Irwan, perlu dilakukan pengawasan ketat atas penerapan protokol kesehatan di tengah ASN . Apalagi Sumbar sudah memiliki Perda nomor 6 tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dalam Pencegahan dan Pengendalian COVID-19.

baca juga: Irwan Prayitno Klaim Karhutla Sumbar terkecil di Indonesia

"Saya minta Satpol PP untuk melakukan penertiban disetiap instansi Pemprov Sumbar . Kalau ada yang melanggar aturan Perda tersebut akan dilakukan tindakan tegas," pintanya.

Selanjutnya gubernur Sumbar yang juga selaku Ketua Satuan Tugas Penanganan COVID-19 di Sumbar, untuk mengantisipasi resiko penularan COVID-19. Irwan Prayitno tegaskan agar kepala OPD dalam lingkup Pemerintah Provinsi Sumatera Barat segera menindaklanjutinya.

baca juga: Gubernur Sumbar: Pilkada Jangan Sampai Jadi Klaster Baru

"Jangan lalai dan anggap sepele. Bila ada kelalaian dan berakibat adanya konfirmasi positif di lingkungan kerja, maka akan ada peringatan dari pimpinan," tegas Gubernur.

Selain itu, pemprov Sumbar telah keluarkan Instruksi Gubernur Sumatera Barat nomor 360/222/Covid-19-SBR/X-2020 tentang Pengawasan Protokol Kesehatan di Tempat Kerja/Perkantoran. Oleh karena itu, diwajibkan seluruh ASN mematuhi protokol kesehatan .

"Mudah-mudahan dengan berlakunya aturan ini, kita bisa memutus mata penyebaran virus corona di Sumbar," harapnya. (*)

Editor: Joni Abdul Kasir