Pencalonan Zul Elfian Digugat Mantan Anak Buah ke Bawaslu Kota Solok

Erlinda Saat Melapor ke Bawaslu Kota Solok
Erlinda Saat Melapor ke Bawaslu Kota Solok (Ist)

KLIKPOSITIF -- Mantan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM-PTSP) Kota Solok , Erlinda, melapor ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Kota Solok . Laporannya tersebut, bertujuan untuk pembatalan calon petahana Zul Elfian sebagai kepada daerah dalam Pilkada 2020.

Pengajuan pembatalan Zul Elfian sebagai calon kepala daerah disinyalir karena Erlinda ketika menjabat sebagai Kadis PM-PTSP diberhentikan tidak sesuai dengan aturan yang berlaku seperti dalam PP 53 tahun 2010 dan peraturan Kepala BKN nomor 21 tahun 2010.

baca juga: Seribu Lebih Tenaga Kerja Non PNS Kota Solok Ikut Kepesertaan BP Jamsostek

"Laporan saya pada Selasa (20/10/2020) kemarin, meminta kepada KPU dan Bawaslu untuk membatalkan pencalonan Zul Elfian sebagai calon kepala daerah," ujar Erlinda didampingi Kuasa Hukumnya Zulkifli, Rabu (21/10/2020).

Permintaan pemberhentian Zul Elfian sebagai calon didasari dengan ketentuan pasal 71 (2) Undang-undang Pilkada nomor 10 tahun 2016 atas perubahan kedua atas undang-undang nomor 1 tahun 2015 tentang penetapan peraturan pemerintah pengganti undang-undang nomor 1 tahun 2014 tentang pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota.

baca juga: Update Covid-19 Kota Solok, 12 Kasus Baru, 8 Orang Sembuh

"Bahwasanya, Gubernur, Wakil Bubernur, Bupati dan Wakil Bupati maupun Wali Kota dilarang melakukan penggantian pejabat enam bulan sebelum masa penetapan pasangan calon sampai akhir masa jabatan," ujarnya.

Selanjutnya, pasal 71 ayat (5) menyatakan pelanggaran sebagaimana dimaksud ayat (2) dibatalkan pencalonannya. Dengan demikian, Bawaslu Kota Solok diharapkan menindaklanjuti dengan merekomendasikan pembatalan Zul Elfian sebagai calon Wali Kota pada Pilkada serentak tahun 2020. Laporan tersebut juga sudah disampaikan dengan nomor tanda bukti penyampaian laporan: 01/LP/PW/Kota/ 03.07/X/2020 tertanggal 20 Oktober 2020.

baca juga: Tutup Pesantren Ramadan SMAN 2 Kota Solok, Wawako Tekankan Pentingnya Ilmu Agama

Terpisah, Calon Petahana Walikota Solok Zul Elfian enggan berkomentar terkait laporan mantan anak buahnya tersebut.

"Saya tidak bisa berkomentar terkait laporan tersebut. Itu kan persoalan Walikota Solok, sekarang saya bukan Walikota Solok lagi," katanya saat dihubungi KLIKPOSITIF , Rabu (21/10/2020).

baca juga: Covid-19 di Kota Solok Capai 1001 Kasus, Masyarakat Diminta Tidak Abai Prokes

Editor: Muhammad Haikal