Gubernur Sumbar: Seleksi MTQ Nasional Sudah Sesuai Aturan

Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno
Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF - Gubernur Sumbar , Irwan Prayitno memastikan, proses pemilihan dan penyeleksian peserta MTQ ke XXVIII Tingkat Nasional Tahun 2020, sudah sesuai aturan yang ada.

Pernyataan itu penegasan atas masalah salah seorang kafilah, Yunia Safitri dari Kabupaten Dharmasraya, tersingkir secara mendadak dari daftar peserta MTQ Nasional ke XXVIll tahun 2020.

baca juga: Pandemi Covid-19, Irwan Prayitno Minta Perkuat Sinergitas Pemulihan Ekonomi

Ia tidak bisa mengikut Training Camp (TC) tahap II. Yunia tidak menerima keputusan itu. Terkait keputusan itu, pukul 11.00 WIB, Senin (12/10), Yunia Safitri mendatangi ruang kerja Gubernur Sumbar , Irwan Prayitno untuk untuk mengadukan hal tersebut.

"Saya tegaskan, segala sesuatu yang terkait proses seleksi dan penetapan peserta yang ikut MTQ Nasional sudah sesuai dan mengikuti aturannya," tegas Irwan Prayitno, Rabu, 21 Oktober 2020.

baca juga: Harumkan Nama Sumbar, Gubernur Serahkan Bonus Ratusan Juta ke Kafilah

Ia mengatakan pihaknya sudah melakukan kroscek terhadap semua peserta yang telah dipilih untuk MTQ Nasional saat ini. Menurutnya, semua sudah melewati prosedur yang ditetapkan oleh pelatih untuk menentukan siapa yang terbaik.

Untuk itu, Irwan Prayitno meminta kepada seluruh peserta MTQ yang tidak terpilih, agar jangan ada kecurigaan-kecurigaan tanpa dasar.

baca juga: Harimau Masuk Kampung, Masyarakat Danau Kembar Diminta Waspada

"Justru kecurigaan tanpa dasar itulah, yang patut disayangkan karena kurang baik. Memaksakan kehendak, menganggap anak didik dan anak sendiri yang paling dekat itu yang lebih baik. Padahal secara objektif sudah dinilai," terangnya.

Irwan Prayitno mengungkapkan, calon yang diusulkan untuk mewakili Provinsi Sumbar pada MTQ yang ke-XXVIII adalah yang juara 1 dari Solok, dan juara 1 dari Pariaman, serta yang pernah mewakili Sumbar di tingkat MTQ Nasional.

baca juga: Irwan Prayitno Klaim Karhutla Sumbar terkecil di Indonesia

"Mereka pada saat ini dikarantina dan dilatih untuk mengikuti MTQ Nasional akan datang," jelasnya.

Pelatih yang menilai menurutnya juga banyak, tidak hanya satu dua orang pelatih. Pelatih itulah menentukan siapa yang terbaik diantara calon perserta. Bagi mereka yang telah terpilih dan diutus, maka itulah kafilah yang terbaik

"Mereka yang terbaik dipilih setelah dinilai secara objektif, jadi jangan kita ada kecurigaan-kecurigaan tanpa dasar, justru kecurigaan tanpa dasar itulah yang patut kita sayangkan," katanya.

Yunia Safitri merupakan mahasiswi Universitas Negeri Padang (UNP) Angkatan 2015. Prestasi terbaru yang pernah diraihnya yaitu juara 1 MTQ Sumbar 2019 cabang tilawah remaja putri. Selain itu, Yunia Safitri merupakan juara 2 cabang tilawah MTQ Mahasiswa Nasional di Aceh tahun 2019.

Penulis: Joni Abdul Kasir | Editor: Khadijah