Tiga Pimpinan DPRD Bertemu Pjs Bupati Solsel, Ini yang Dibahas

Suasana pertemuan Tiga Pimpinan DPRD Solsel Ketua Zigo Rolanda, Wakil Ketua Ali Sabri Abas, Wakil Ketua Armen Syahjohan dengan Pjs Bupati Solsel Jasman Rizal
Suasana pertemuan Tiga Pimpinan DPRD Solsel Ketua Zigo Rolanda, Wakil Ketua Ali Sabri Abas, Wakil Ketua Armen Syahjohan dengan Pjs Bupati Solsel Jasman Rizal (Ist)

SOLSEL , KLIKPOSITIF - Tiga Pimpinan DPRD Solok Selatan ( Solsel ) melakukan pertemuan dengan Pjs Bupati Solsel Jasman Rizal di ruang kerja Ketua DPRD Solsel dilanjutkan makan siang bersama seluruh anggota DPRD, Selasa, 21 Oktober 2020.

Ketua DPRD Solok Selatan ( Solsel ), Zigo Rolanda, mengatakan, kedatangan Pjs Bupati Bupati ke lembaga yang dipimpinnya dalam rangka silaturahmi dan membicarakan Anggaran dan arah kebijakan tahun 2021.

baca juga: Rakor Persiapan Masa Tenang, Bawaslu Solsel: Tim Patroli Pengawasan Dibentuk

"Beliau (Pjs) Bupati baru pertama kali ke DPRD sejak beliau bertugas disini. Jadi kami hendak bersilaturahmi, dan membicarakan tentang Solok Selatan, anggaran dan arah kebijakan tahun 2021 serta bagaimana menjaga suasana tetap kondusif", Kata Zigo

Tiga Pimpinan DPRD Solsel Ketua Zigo Rolanda, Wakil Ketua Ali Sabri Abas, Wakil Ketua Armen Syahjohan dengan Pjs Bupati Solsel Jasman Rizal makan siang bersama usai melakukan pertemuan.
Tiga Pimpinan DPRD Solsel Ketua Zigo Rolanda, Wakil Ketua Ali Sabri Abas, Wakil Ketua Armen Syahjohan dengan Pjs Bupati Solsel Jasman Rizal makan siang bersama usai melakukan pertemuan.

Senada, Wakil Ketua DPRD Solsel Ali Sabri Abas mengatakan, pertemuan tersebut dalam rangka silaturahmi juga termasuk untuk melakukan singkronisasi KUA PPAS APBD tahun 2021.

baca juga: Pj. Sekdakab Solsel: ASN Tetap Semangat Jalankan Tugas di Tengah Pandemi

"Hal itu bertujuan agar pembahasan tidak alot tentu disamakan persepsi, kebutuhan daerah, serta skala prioritas. Ada empat hal yang menjadi skala prioritas tahun 2021, kalau persepsi sudah sama tentu pembahasannya tidak begitu alot", katanya.

Di sisi lain, Wakil Ketua DPRD Solsel Armen Syahjohan mengatakan, pertemuan tersebut dalam rangka silaturahmi dan membicarakan kelancaran pembahasan APBD tahun 2021.

baca juga: Menolak Gelar Datuknya Saat Masih Sekolah, Jasman Rizal Kini Resmi Sandang Gelar Adat Ketika Jabat PJS Bupati Solsel

"Tentu niat beliau itu kami sambut baik, tadi kami sampaikan target kami menjadi daerah pertama yang mengesahkan APBD tahun 2021, semoga hal itu terwujud," katanya.

Skala prioritas kebijakan tahun 2021 adalah kegiatan yang tertunda di tahun 2020, bahkan perencanaan sudah lengkap dilanjutkan kembali.

baca juga: Jasman Rizal Terima Gelar Adat "Datuak Bandaro Bendang"

"Kecuali kegiatan yang tidak efektif, tentu tidak dilanjutkan. Ada banyak kegiatan tertentu di tahun 2020, karena kita tahu anggarannya terserap untuk Penanganan COVID-19", katanya

Pjs Bupati Solsel Jasman Rizal mengatakan pihaknya sengaja datang ke DPRD karena sempat terjadi skor sementara pembahasan KUA PPAS.

"Ya kemarin Saya melakukan pembicaraan dengan Pimpinan DPRD. Alhamdulillah lah 30 menit selesai", kata Jasman

Sementara itu, Pjs Bupati Solsel , Jasman Rizal mengungkapkan bahwa pertemuan tersebut telah sepakat demi masyarakat Solok Selatan kesepahaman yang bersama, saling menunjang, saling memahami tugas masing-masing.

"Kami mengapresiasi apa yang diinginkan oleh tiga pimpinan DPRD, dan Dewan pun sangat memahami kondisi keuangan. Alhamdulillah semuanya clear, inikan masalah komunikasi saja. Bahkan setelah kita bicarakan dapat kita selesaikan, bahkan pertemuan tersebut dilanjutkan dengan makan siang bersama", katanya.

Jasman menambahkan ada empat persoalan yang menjadi titik berat APBD Solsel 2021.

"Yang pertama masalah kesehatan, kemudian bagaimana menggerakkan sektor perekonomian masyarakat, Yang ketiga, masalah pendidikan dan ke empat penunjang masalah IT", katanya.

Dia menjelaskan belum diketahui kapan pandemi Covid-19 berakhir menjadi alasan kesehatan menjadi prioritas utama tersebut.

"Sektor perekonomian harus berjalan, Pendidik merupakan hak dasar masyarakat, dan karena sekarang menuju e-government tentu masalah IT harus menjadi prioritas juga", jelasnya.

Sekaitan upaya untuk menjadi daerah pertama yang mengesahkan APBD tahun 2021 jasman mengatakan pihaknya tidak ingin cari nama.

"Daerah lain tentu juga ingin yang pertama, jadi kita serahkan kepada Tuhan, yang penting sekarang ada niat dulu, kita tidak ada target atau niat cari nama, karena ini untuk masyarakat, kita ingin menjadi yang terbaik untuk masyarakat saja", katanya. (Adv)

Penulis: Kamisrial | Editor: Khadijah