Pengurus Kepala Markas, Staf dan Relawan PMI Solsel Dibekali Orientasi dan Pelatihan

Pj Sekda Solsel Fidel Effendi Membuka Orientasi dan Pelatihan PMI Solsel
Pj Sekda Solsel Fidel Effendi Membuka Orientasi dan Pelatihan PMI Solsel (Kaka)

SOLSEL , KLIKPOSITIF - Palang Merah Indonesia ( PMI ) Solok Selatan ( Solsel ) laksanakan orientasi dan pelatihan pengurus kepala markas, staf dan relawan PMI .

"Sebagai daerah yang rawan bencana keberadaan PMI Menjadi penting bagi kemanusiaan, terutama untuk meminimalisir jatuhnya korban saat terjadi bencana," kata Pj Sekda Solsel Fidel Effendi saat membuka kegiatan tersebut di Objek Wisata Camintoran.

baca juga: Menolak Gelar Datuknya Saat Masih Sekolah, Jasman Rizal Kini Resmi Sandang Gelar Adat Ketika Jabat PJS Bupati Solsel

Fidel mengatakan, orientasi dan pelatihan tersebut penting dilakukan dalam upaya meningkatkan kompetensi personel.

"Dengan kemampuan yang handal PMI memiliki marwah, dan dirasakan bermanfaat bagi masyarakat," katanya

baca juga: Jasman Rizal Terima Gelar Adat "Datuak Bandaro Bendang"

Menurutnya tidak semua orang sanggup menjalankan tugas-tugas kemanusiaan, tetapi personel PMI adalah orang yang mampu meluangkan waktu dan memberikan dharma bhakti untuk kemanusiaan.

Pemerintah Kabupaten Solok Selatan imbuhnya, sebagai penunjang berupaya untuk meningkatkan fasilitas kesehatan.

baca juga: Bawaslu Solsel Harapkan Pengawasan Partisipatif Meningkat Menjelang Hari Pemungutan Suara

"Saat ini sudah ada dua rumah sakit yakni Rumah Sakit Daerah (RSUD), dan Rumah Sakit Pratama yang Insya Allah tahun depan diresmikan, sedangkan puskesmas ada sepuluh," katanya

Dia mengungkapkan, rumah sakit dan puskesmas yang telah beroperasi, rata-rata selama ini selalu kekurangan darah, akibat tindakan medis terhadap pasien yang sakit.

baca juga: Gubernur Sumbar: Nagari Tageh Pauah Duo Percontohan Aman Covid- 19 di Indonesia

"Maka PMI menjadi tulang punggung untuk memenuhi kebutuhan darah tersebut, dan setetes darah yang diberikan menjadi nyawa bagi orang lain," katanya

Daerah yang sudah maju imbuhnya, memiliki relawan yang siap melakukan donor darah secara berkala.

"Diharapkan pelatihan ini bisa berujung mensosialisasikan ke masyarakat untuk meningkatkan kesadaran melakukan donor darah, sehingga dapat menyelamatkan banyak nyawa, terutama saat terjadi bencana," katanya.

Plt Ketua PMI Solsel Hapison mengatakan orientasi dan pelatihan tersebut berguna untuk meningkatkan kemampuan personel serta relawan PMI .

"Orientasi dan pelatihan ini dilaksanakan selama empat hari, out put yang kita harapkan kedepan kita memiliki personel yang mampu dan handal dalam menangani tugas-tugas kemanusiaan dalam pada saat terjadi bencana," katanya.

Penulis: Kamisrial | Editor: Haswandi