Tiba di Arab Saudi, JK Bahas Pembangunan Museum Sejarah Nabi Muhammad SAW

Ketua Yayasan Museum Internasional Sejarah Nabi Muhammad SAW dan Peradaban Islam, Komjen Pol (Purn) Syafruddin, menyambut Ketua Dewan Pembina Yayasan Museum, Jusuf Kalla (JK) di tangga pesawat untuk menuju ke Riyadh, Arab Saudi, Jumat (23/10) tengah malam.
Ketua Yayasan Museum Internasional Sejarah Nabi Muhammad SAW dan Peradaban Islam, Komjen Pol (Purn) Syafruddin, menyambut Ketua Dewan Pembina Yayasan Museum, Jusuf Kalla (JK) di tangga pesawat untuk menuju ke Riyadh, Arab Saudi, Jumat (23/10) tengah malam. (ist)

KLIKPOSITIF - Mantan Wakil Presiden RI yang juga menjabat Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia (DMI) Jusuf Kalla (JK) tiba di Riyadh, Arab Saudi .

Kedatangan mantan Wapres JK di negeri pimpinan Raja Salman itu untuk membahas pembangunan Museum Internasional Sejarah Nabi Muhammad SAW dan Peradaban Islam .

baca juga: Calon Gubernur Sumbar Tersangka, Pengamat Politik Sarankan Mulyadi Segera klarifikasi

"Kunjungan ke Arab Saudi ini dalam rangka tindak lanjut pendirian Museum Internasional di Jakarta yang peletakan batu pertamanya telah dilaksanakan pada 26 Februari 2020," kata JK dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (24/10/2020).

Museum Internasional di Jakarta tersebut nantinya merupakan museum terbesar di dunia, di mana reputasi keilmuan dan kandungan nilai-nilai sejarah serta peradabannya telah diakui oleh lebih dari 1000 ulama dan mufti di dunia.

baca juga: Satu Calon Gubernur Sumbar Tersangka, KPU Tegaskan Hal Ini

Dalam kunjungan ke Arab Saudi tersebut, JK juga didampingi Ketua Yayasan Museum Komjen Pol (Purn) Syafruddin, Mantan Menkumham Hamid Awaluddin, Sholihin Kalla, Dr Ali Hasan Bahar, Anizar Masyhadi, Buyung Wijaya Kusuma, Muhammad Shobirin, Adam Suryadi, Andi Gasli dan pengurus yayasan lainnya.

Menurut Waketum Yayasan Museum , Ali Hasan Bahar, kunjungan itu untuk membahas finalisasi desain, gambar dan tahapan pembangunan museum .

baca juga: Diminta Moeldoko untuk yang Pertama Disuntik Vaksin , Ini Jawaban AA Gym

Menurut Ali, setelah finalisasi itu maka tahapannya adalah pembangunan. "Insya Allah 18 bulan proses pembangunan selesai."

Pertemuan itu menurut rencana akan dilakukan dengan Sekjen Liga Dunia Islam Syaikh Dr Muhammad Abdul Karim Al-Isa dan Syaikh Dr Nashir Az-Zahroni, Sabtu (24/10) malam.

baca juga: KPU Akan Datangi Pasien Covid untuk Pilkada, Ahli Sebut Memperburuk Keadaan

Editor: Eko Fajri