Green Technology Jadi Isu Menarik iCAST 2020 yang Gelar PNP di Tengah Pandemi

Dirjen Pendidikan Vokasi (Diksi) Kementerian Pendidikan dan KebudayaanWikan Sakarinto.
Dirjen Pendidikan Vokasi (Diksi) Kementerian Pendidikan dan KebudayaanWikan Sakarinto. (Riki S)
PADANG, KLIKPOSITIF

- Politeknik Negeri Padang (PNP) menjadi tuan rumah International Conference on Applied Scient and Technology ( Konferensi Internasional bidang ilmu terapan dan teknologi (iCAST) tahun 2020.

Konferensi bertajuk "Teknologi Hijau" atau Green Technology itu dilaksanakan di Ruang Pertemuan Lantai 2 Gedung C Politeknik Negeri Padang (PNP) dan diikuti oleh 290 peserta secara virtual melalui aplikasi Zoom Meeting, Sabtu (24/10/2020).

baca juga: Surfa Yondri Dinobatkan Jadi Tokoh Keterbukaan Informasi Publik, PNP Jawaranya untuk Kategori PTN dan PTS

Konfrensi iCAST secara virtual itu juga diikuti Dirjen Pendidikan Vokasi (Diksi) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Wikan Sakarinto, Direktur PNP Surfa Yondri, Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat PNP, Yuhefizar dan sejumlah petinggi di lingkungan PNP.

Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat PNP, Yuhefizar mengatakan, ratusan peserta itu berasal dari perwakilan seluruh Politeknik di Indonesia. Kemudian dari luar negeri, di antaranya berasal dari Filipina, Malaysia dan Australia.

baca juga: PNP Teken Kerjasama Program D-II Fast Track dengan SMK dan Industri

"iCAST tahun ini agak berbeda dengan sebelumnya, karena tahun ini berlangsung di tengah pandemi, makanya digelar secara virtual. Dan tahun ini, PNP yang jadi tuan rumah iCAST 2020," kata Yuhefizar saat ditemui KLIKPOSITIF .com disela-sela iCAST 2020.

Kegiatan iCAST ini, lanjutnya, bertujuan untuk saling berbagi penelitian dari para peneliti, dosen dan akademisi untuk disampaikan pada conference iCAST dengan harapan, adanya masukan dari para peneliti atau peserta dari iCAST sendiri.

baca juga: Perangkat Scanner Panas Buatan PNP Diuji saat Wisuda Virtual ke-58

Adapun terkait tema Teknologi Hijau atau Gree Technology yang diangkat dalam iCAST ini, kata Yuhefizar melanjutkan, karena Teknologi Hijau merupakan salah satu yang menjadi perhatian pemerintah di tengah massa pandemi virus Covid-19 atau Corona.

"Artinya, bagaimana kita sebagai para peneliti dan akademisi yang ikut iCAST ini bisa menggerakan kembali teknologi hijau di masa pandemi COVID-19 sekarang ini," pungkas Yuhefizar.(*)

baca juga: Dirjen Diksi: Mahasiswa Bukan Pekerja tapi Motor Penggerak Industri Pariwisata

Editor: Riki