Patroli saat Libur Panjang, Polisi Pariaman akan Menyasar Lokasi Objek Wisata

Ilustrasi
Ilustrasi (Istimewa)

PARIAMAN , KLIKPOSITIF - Selama libur panjang pada 28 Oktober hingga 1 November 2020, Satlantas Polres Pariaman akan melakukan pengamanan di wilayah objek wisata di kawasan Kota Pariaman .

Kanit Turjawali Satlantas Polres Pariaman , IPDA Jhoni mengatakan selama hari libur tersebut pihaknya akan lakukan patroli wilayah objek wisata .

baca juga: Pemko Pariaman Serahkan Zakat ASN untuk 1.026 Mustahiq

"Benar, mulai 28 Oktober hingga 1 November kami melakukan patroli pada wilayah objek wisata yang tujuannya untuk mengatur arus lalu lintas serta mengamankan arus kendaraan," ungkap IPDA Jhoni, Senin 26 Oktober 2020.

Kanit Turjawali itu menuturkan, ketika hari libur tersebut arus kendaraan kemungkinan lebih banyak karena kunjungan wisata.

baca juga: Terus Bertambah, Jumlah Penerima BPUM di Pariaman Hampir Capai 5 Ribu

"Tentu banyak warga yang akan memanfaatkan hari libur itu dengan mengunjungi objek wisata . Maka karena hal itu harus ada patroli agar arus kendaraan berjalan lancar. Selain itu kami juga akan menjalani giat untuk mengimbau warga di kawasan wisata untuk mematuhi protokol kesehatan," sebut Kanit Jhoni.

Dia juga mengimbau kepada pengunjung wisata agar saat berkendaraan mematuhi peraturan protokol kesehatan. "Jangan membawa penumpang melebihi kapasitas yang telah diatur dalam protokol kesehatan. Jika terjadi maka akan ditindak, atau diberi teguran," katanya.

baca juga: Meski Pernah di Hina, Gus Miftah Doakan Maaher At-thuwailibi yang Kini Jadi Tersangka

Ingat lah, kata Kanit itu lagi, jaga keselamatan berkendaraan dan kesehatan dengan menerapkan protokol kesehatan.

"Nah selain itu, karena masa libur masuk pada tanggal operasi zebra, kami juga melakukan patroli dengan 7 prioritas," sebut Jhoni.

baca juga: 26 Orang Petugas TPS di Pariaman Diganti karena Dinyatakan Reaktif

Dikatakannya, tujuh prioritas tersebut adalah penindakan bagi yang tidak menggunakan helm, knalpot racing, tidak menggunakan sabuk, melebihi kapasitas dan kecepatan, menggunakan HP saat berkendaraan serta pengemudi di bawah umur.

Penulis: Rehasa | Editor: Haswandi