Puluhan Pengendara Masih Melanggar Saat Operasi Zebra, Ini Imbauan Polres Tanah Datar

M. Nasir, Kasatlantas Polres Tanah Datar
M. Nasir, Kasatlantas Polres Tanah Datar (ist)

TANAH DATAR , KLIKPOSITIF - Masih di hari kedua pelaksanaan Operasi Zebra 2020, puluhan pengendara baik sepeda motor maupun mobil melakukan pelanggaran lalu lintas .

Kasatlantas Polres Tanah Datar Iptu M. Nasir menyebut pihaknya sudah mengeluarkan surat bukti pelanggaran (Tilang) sebanyak 35 lembar bagi pengendara yang melanggar lalu lintas .

baca juga: Calon Gubernur Sumbar Tersangka, Pengamat Politik Sarankan Mulyadi Segera klarifikasi

"Kita sudah mengeluarkan Tilang sebanyak 35 lembar terdiri dari pelanggar tanpa membawa STNK sebanyak 15, tidak membawa SIM 15, dan kendaraan bermotor yang diamankan sebanyak 5 unit," ucap M. Nasir, Selasa 27 Oktober 2020.

Ia menyampaikan, pada hari pertama operasi, pihaknya tidak mengeluarkan surat Tilang atau penindakan kepada pengendara mengingatkan dan mengedukasi.

baca juga: Mualim; Perjuangkan ABS-SBK untuk Bentengi Generasi Muda

Operasi Zebra 2020 akan digelar jajaran Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tanah Datar pada 26 Oktober sampai 8 November 2020.

"Kita mengimbau selama operasi zebra pada 26 Oktober sampai 8 November, para pengendara untuk membawa dan melengkapi surat-surat kendaraan serta mematuhi protokol kesehatan pencegahan COVID-19," tutur M. Nasir.

baca juga: Terus Bertambah, Jumlah Penerima BPUM di Pariaman Hampir Capai 5 Ribu

Kasatlantas menyebut Operasi Zebra 2020 ini dilakukan untuk meningkatkan keamanan dan ketertiban serta kelancaran dalam berlalu lintas.

Ia mengharapkan pengendara dapat mematuhi aturan yang telah ditetapkan disamping jua mematuhi protokol kesehatan seperti menggunakan masker baik itu untuk kendaraan roda dua, roda empat ataupun pejalan kaki.

baca juga: Meski Pernah di Hina, Gus Miftah Doakan Maaher At-thuwailibi yang Kini Jadi Tersangka

Nasir menjelaskan dalam Operasi Zebra 2020 beberapa hal yang akan ditertibkan diantaranya pengendara yang tidak memiliki SIM, tidak dilengkapi STNK, melawan arus lalu lintas , tidak menggunakan helm SNI, mengemudikan mobil tidak dengan menggunakan sabuk pengaman, menggunakan gawai saat mengemudi, pengendara masih di bawah umur, berkendara sepeda motor berboncengan lebih dari 2 orang. (*)

Penulis: Irfan Taufik | Editor: Ramadhani