Investor Korea Akan Bangun Hotel Berbintang di Payakumbuh

Penandatanganan MoU antara Pemko Payakumbuh dan investor asal Korea.
Penandatanganan MoU antara Pemko Payakumbuh dan investor asal Korea. (Ist)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Kota Payakumbuh - Sumbar akan segera memiliki hotel berbintang, setelah investor asal Korea menandatangani kerjasama atau MoU dengan Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh di Balai Kota, Selasa (27/10/2020).

Direksi PT. Lugas Jaya Pratama asal Korea, Kwon Ki O, Jung Yong Ho, Lee Dae Young, Oh Heungyoung, Hasrul Yunaz, dan translator Nabilla datang bersama tim arsitek dengan Project Director Medianto Bakri dengan empat orang anggota, yaitu Ardiansyah, Eka Jaya Saputra, Dian Robiana, dan Shofwim Shofwan.

baca juga: Inilah Cerita CEO Randang Mak Yus, Wirausaha BI Terbaik 2020 Kategori Perkembangan Usaha Tersignifikan

Rombongan tersebut disambut langsung oleh Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi, Wakil Wali Kota Erwin Yunaz, dan Sekretaris Daerah (Sekda) Rida Ananda.

Pada kesempatan itu, Eka Jaya Saputra memaparkan terkait konsep pengembangan Payakumbuh Convention Hotel secara business plan. Sementara Ardiansyah memaparkan terakit overall conceptual design dan supporting facility.

baca juga: Kerjasama dengan Dinas Pendidikan, Puluhan Warga Binaan Lapas Payakumbuh Ikuti Program Pendidikan Paket A, B, dan C

Lee sudah pernah datang ke Payakumbuh pada Maret lalu untuk melihat lokasi. Sesuai Letter of Intent (LOI) yang diajukan pada Juni, pihak investor Korea tersebut berminat berinvestasi di Payakumbuh untuk mengembangkan salah satu lokasi tanah milik pemko, yakni rencana pembangunan Payakumbuh Convention Hotel di aset kantor wali kota lama di Bukik Sibaluik.

"Sudah saatnya Payakumbuh punya hotel berbintang lima. Dengan kondisi geografis dan kearifan lokalnya, potensi Payakumbuh yang berada di tengah pulau Sumatera dan mudah di akses dari ibukota Sumbar dan Riau membuat investor tertarik," kata Eka Jaya memaparkan rencana investor asal Korea tersebut.

baca juga: Sebanyak 23 Pegawai PPK Payakumbuh Terima SK

Dijelaskannya, konsep Payakumbuh Convention Hotel tidak akan menghilangkan kearifan lokal daerah, tetapi tetap mempertahankan bangunan bagonjong dan ornamen khas Minangkabau.

"Secara business plan kami akan mengeluarkan biaya sebesar Rp200 miliar rupiah lebih. Intinya, kita membangun hotel yang bisa dibilang berkelas Internasional. Nanti bagaimana tahapan-tahapannya kita ikut bagaimana maunya Pemko Payakumbuh ," kata Nabilla mentranslate apa yang disampaikan atasannya.

baca juga: DPRD dan Pemko Payakumbuh Sahkan Perda LP2B

Menanggapi keinginan investor tersebut, Wali Kota Payakumbuh Riza Falepi mengaku siap mengawal agar proses pelayanan perizinan bagi investor tidak ada kendala.

"Seperti maunya Presiden RI, kita sudah mempermudah perizinan. Saya butuh investasi bagi daerah, sehingga rakyat saya dapat menikmatinya juga. Semoga menguntungkan setiap pihak. Latih rakyat kami untuk bekerja di sini, dan tolong latih sumber daya mereka agar menjadi lebih baik lagi," kata Riza.

Editor: Taufik Hidayat