Selama Cuti Bersama, Pemkab Pessel Wajibkan Warganya Lakukan Tes PCR dan Swab Sepulang Luar Daerah

Pjs Bupati Pessel, Mardi
Pjs Bupati Pessel, Mardi (istimewa)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Pejabat sementara (Pjs) Bupati Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat, Mardi mengatakan, masyarakatnya yang pulang dari perjalanan luar daerah wajib melakukan tes PCR dan swab, jika ada yang melakukan perjalanan keluar daerah selama cuti bersama akhir Oktober 2020 ini.

Ia mengatakan, tes PCR atau rapid test dan Swab tersebut bisa lakukan di RSUD M. Zein Painan dan Puskesmas tersebut, guna mengantisipasi adanya kluster baru akibat adanya aktivitas yang tak terpantau selama momen libur ini.

baca juga: Hari Ini Pasien Sembuh COVID-19 di Pessel Bertambah 9 Orang, Positif Baru 5 Orang

"Apabila untuk alasan perjalanan yang sangat penting, maka sekembalinya dari daerah tersebut (luar) wajib melaksanakan PCR-swab di RSUD dr M. Zein Painan atau di Puskesmas terdekat," ungkapnya di Painan, Selasa 27 Oktober 2020.

Kendati demikian, karena mengingat masih belum ada kepastian untuk tidak adanya kluster baru selama momen cuti bersama bulan ini, ia mengingatkan masyarakatnya untuk bisa menahan diri, baik untuk perjalanan maupun berwisata.

baca juga: Pencarian Satu Korban Hanyut di Airpura Pessel Hingga Hari Ketiga Belum Membuahkan Hasil

Diketahui cuti bersama dan libur nasional akhir Oktober tahun ini terhitung tiga hari, dari tanggal 28, 29 dan 30. Cuti bersama dan libur nasional ini berkaitan dengan hari kelahiran atau Maulid Nabi Muhammad SAW.

"Dengan tidak melakukan perjalanan ke luar daerah selama libur, kita harapkan cuti bersama tidak menjadi klaster baru penyebaran Covid-19," terangnya.

baca juga: Paslon 01 Pilkada Pessel Singgung Soal Wisata Halal, Paslon Urut 03 Sebut Hal Ini

Selain warga yang sekembali melakukan perjalanan ke luar daerah, ia juga meminta bagi orang yang datang, pengunjung atau perantau yang pulang kampung wajib memiliki bukti bebas COVID-19 dengan bukti hasil PCR dan swab.

"Imbauan tersebut juga sudah ditegaskan melalui Surat Edaran (SE) Bupati Nomor : 100/315/STC-19/X/2020, tentang antisipasi penyebaran Covid-19 selama libur dan cuti bersama tahun 2020 yang ditujukan kepada camat dan wali nagari," jelasnya.

baca juga: 3 Jam Debat Kandidat Putaran Kedua, Ini Hasilnya

Menurutnya, SE itu diterbitkan untuk menindaklanjuti Peraturan Daerah (Perda) Provinsi Sumatera Barat Nomor 6 Tahun 2020 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) dalam pencegahan dan pengendalian Covid-19, serta adanya SE Gubernur Nomor : 004/ED/GSB-2020 tanggal 23 Oktober 2020, tentang antisipasi penyebaran Covid-19.

Sedangkan, bagi pengelola objek wisata ia mengharapkan untuk selalu menerapkan protokol kesehatan, seperti menyediakan sarana cuci tangan dengan air mengalir, menjaga jarak, menggunakan masker, membatasi pengunjung hanya 50 persen dari kapasitas, dan tidak melaksanakan panggung hiburan atau yang memicu kerumunan.

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Haswandi