Kapolres Payakumbuh: Operasi Zebra Singgalang 2020 Untuk Pendisiplinan Masyarakat Berkendara

Kapolres Payakumbuh Alex Prawira saat wawancara di Mapolres Payakumbuh
Kapolres Payakumbuh Alex Prawira saat wawancara di Mapolres Payakumbuh (Ade Suhendra)
PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF -

Operasi Zebra Singgalang 2020 resmi dilakukan sejak Senin 26 Oktober 2020 lalu hingga 8 November 2020. Hal ini disampaikan Kapolres Payakumbuh AKBP Alex Prawira saat ditemui Rabu 28 Oktober 2020 di Mapolres Payakumbuh .

Ia mengatakan selama 14 hari ke depan, Kepolisian Daerah Sumatera Barat (Polda Sumbar) dan jajarannya menggelar Operasi Kepolisian terpusat dengan sandi Operasi Zebra. Operasi ini dikatakannya mengedepankan Fungsi Lalu Lintas yang bertujuan untuk menciptakan situasi Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, Kelancaran (Kamseltibcar) Lantas di tengah-tengah masyarakat dan menekan pelanggaran lalu lintas .

baca juga: Edhy Prabowo di Bui, Ngabalin Polisikan Mantan Staf KSP

"Beberapa sasaran prioritas dalam Operasi Zebra Singgalang 2020 ini adalah pengendara yang tidak menggunakan helm SNI, pengendara yang melawan arus, pengendara yang menggunakan HP saat berkendara, berkendara di bawah pengaruh alkohol, berkendara di bawah umur, pengendara yang tidak memiliki kelengkapan surat berkendara, dan pengendara yang tidak menggunakan safety belt serta melebihi batas kecepatan baik itu over Loading maupun over dimensi," katanya.

Ia menambahkan bahwa Operasi Zebra Singgalang 2020 ini lebih kepada bagaimana pendisiplinan masyarakat terhadap kelengkapan kendaraan, guna menekan kecelakaan. Kemudian juga tidak lepas dari pendisiplinan terhadap protokol kesehatan seperti penggunaan masker oleh warga saat berada di luar rumah.

baca juga: Pilkada Damai, Aman, dan Sehat Dideklarasikan di Kota Payakumbuh

"Pelaksanaan Operasi Zebra Singgalang ini sasarannya yaitu di tempat kerumuman masyarakat, tempat dimana banyak transportasi lalulintas yang menimbulkan kemacaten. Di Wilayah kita juga tidak ada pelabuhan dan stasiun serta terminal besar, sehingga kita lebih bersifat mobile dan sasaran tertentu akan berpindah pindah sesuai kerawanan daerah masing-masing," ujar AKBP Alex Perwira.

Menurutnya, sistem Operasi Zebra Singgalang 2020 dilakukan dengan razia di jalan dan pemeriksaan kendaraan. Kemudian untuk yang bersifat pelanggaran yang prinsip akan ditilang dan kalau tidak ada yang signifikan maka akan diperingatkan saja.

baca juga: Pemko Payakumbuh dan BNN Deklarasikan Kelurahan Bersinar

"Sebenarnya terkait Operasi Zebra Singgalang 2020 sendiri tidak terfokus kepada pelaksanaan operasi. Sebab seharusnya masyarakat tiap hari harus patuhi peraturan dalam berkendara dan berlalu lintas dengan melengkapi kelengkapan berkendara baik itu surat-surat maupun kelengkapan kendaraan serta mematuhi rambu-rambu atau marka jalan," ujarnya.

Lebih lanjut, Kapolres Payakumbuh mengimbau pengendara untuk patuh terhadap aturan berlalu lintas.

baca juga: Teroris Bunuh Satu Keluarga di Sigi, Kapolri : Jika Ketemu Lalu Mereka Melawan, Tembak Mati Saja

Untuk itu katanya, diingatkan kepada seluruh masyarakat khususnya di Sumatera Barat untuk tertib dan patuh terhadap aturan berlalu lintas. Sehingga nantinya tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan seperti kecelakaan berlalu lintas atau pun kejadian lainnya.

"Selama operasi berlangsung tersebut petugas tetap menerapkan protokol kesehatan, demi mencegah penyebaran dan penularan COVID-19 di wilayah hukum Polres Payakumbuh ," kata Kapolres Payakumbuh .

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Eko Fajri