Fadli Zon: Vaksin Ini Gaib Kayak 'Mobil Itu', Bang Karni Sisakan Kursi Kosong Juga Untuk Menkes

Fadli Zon soal harga vaksin yang mahal.
Fadli Zon soal harga vaksin yang mahal. (Youtube/Indonesia Lawyers Club)

KLIKPOSITIF - Sindiran tajam Fadli Zon soal pengadaan vaksin virus corona membuat Juru Bicara Menteri BUMN Arya Sinulingga tersentil.

Fadli Zon menyebut bahwa vaksin yang sedang gencar didatangkan pemerintah dari beberapa produsen vaksin impor sifatnya belum jelas, mirip seperti mobil yang dulu pernah digembar-gemborkan pemerintah.

baca juga: DPR Harap KONI Konsisten Bantu Pembinaan Atlet Nasional

Satire itu dilontarkan Fadli Zon dalam tayangan Indonesia Lawyers Club di TV One bertajuk "Menunggu Vaksin Covid-19: Antara Harapan & Kecemasan", yang dilansir Suara.com, Rabu (28/10/2020).

"Sekarang ini kepercayaan publik menurut saya masih rendah terhadap kemampuan kita mengadakan dan melaksanakan vaksinasi yang sebelumnya disebutkan bulan November lalu mundur lagi bulan Desember, ada protes-protes lagi nanti saya kira juga akan mundur," ujar Fadli.

baca juga: Kemenperin: Lebih Rp32,5 Triliun Investasi Baru Akan Masuk pada Sektor Agro

Ada dua hal yang disoroti Fadli Zon terkait pengadaan vaksin impor yang sedang dkebut Pemerintah.

"Pertama, vaksin ini apakah memang final? Yang kedua, apakah vaksin ini masih uji coba yang belum final?" tanya Fadli.

baca juga: Ratusan warga Mengungsi Saat Gunung Semeru Luncurkan Awan Panas

Ia kemudian mengutip pernyataan dari Ketua Tim Riset Uji Klinis Vaksin Covid-19 Universitas Padjajaran, Kusnandi Rusmil, bahwa laporan mengenai vaksin baru bisa diproduksi pada bulan Maret atau April 2021.

"Tetapi tadi penjelasan Arya Sinulingga, kesannya ini ada kedaruratan (kalau) kita tidak dapat vaksin nantinya. Padahal vaksin ini kan barang gaib, seperti dulu ada mobil begitu yang dipromosikan tapi enggak pernah ada mobil itu. Seperti barang gaib," sindir Fadli yang diduga mengungkit soal mobil Esemka yang pernah digemborkan Presiden Jokowi dulu.

baca juga: Kesadaran Gaya Hidup Sehat Meningkat, Ini Dukungan Pemerintah Untuk Industri Jamu dan Sejenisnya

Mendengar namanya disebut dalam sindiran Fadli, Arya Sinulingga pun tersenyum kecut sambil memainkan jari-jarinya di atas meja.

Fadli kemudian melanjutkan pemaparannya. Ia mengutip pernyataan Anggota DPR RI Fraksi PAN Saleh Daulay soal adanya miskoordinasi tentang vaksin yang seharusnya berdasarkan Perpres.

"Tapi semuanya ngomong, Menteri Investasi ngomong, Menteri Airlangga ngomong, Menteri ini ngomong, semuanya ngomong," kata Fadli.

"Sementera Menteri Kesehatannya enggak ngomong," timpal presenter ILC , Karni Ilyas.

"Menteri Kesehatannya tidak pernah ada, mungkin nanti lain waktu Bang Karni sisakan kursi kosong juga buat Menteri Kesehatan di sini. Ini supaya harus bertanggung jawab juga dong buat pejabat publik," imbuh Fadli.

"Menteri Kesehatannya tidak pernah ada, mungkin nanti lain waktu Bang Karni sisakan kursi kosong juga buat Menteri Kesehatan di sini. Ini supaya harus bertanggung jawab juga dong buat pejabat publik," imbuh Fadli.

Sumber: Suara.com

Editor: Eko Fajri