Strategi Nasrul Abit Stabilkan Harga Gambir

Nasrul Abit saat menyerap aspirasi petani Gambir di Taratak Sungai Lundang, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan
Nasrul Abit saat menyerap aspirasi petani Gambir di Taratak Sungai Lundang, Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan (KLIKPOSITIF/Joni Abdul Kasir)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Calon Gubernur Sumbar Nasrul Abit safari politik di beberapa titik di Kecamatan Koto XI Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan , Rabu, 28 Oktober 2020.

Pasangan Nasrul Abit - Indra Catri (NA-IC) nomor urut 2 itu mendapat dukungan penuh saat "pulang kampung". Beberapa titik dikunjunginya di Kecamatan Koto XI Tarusan masyarakat bertekad memenangkan putra daerah mereka.

baca juga: Ribuan Batang Cemara Laut Ditanam di Pantai Pessel

"Kita jangan lengah dan mesti bersatu untuk memenangkan pak Nasrul Abit . Ini kesempatan emas untuk memenangkan putra daerah kita," ajak tokoh masyarakat Siguntuah Nurdin Imam Marajo.

Dia menyampaikan, antusias masyarakat Pessel mendukung Nasrul Abit sangat tinggi. Bahkan masyarakat Siguntur menghelat doa bersama di masjid setempat supaya NA menang dalam Pilgub Sumbar .

baca juga: Pembagian Bansos di Pessel, Bupati : Penyaluran Harus Taati Standar Protokol Kesehatan

"Kami sudah berdoa di masjid pak, supayo bapak terpilih. Dukungan kami disini sudah bulat," katanya.

Pada kesempatan itu, Nurdin yang mewakili masyarakat mengajukan perbaikan irigasi. Sebab selain petani gambir masyarakat setempat juga bersawah.

baca juga: Wagub Sumbar Apresiasi, RSUD DM. Zein Painan Mampu Produksi Oksigen Secara Mandiri

Sementara di Taratak Sungai Lundang, masyarakat meminta Nasrul Abit bisa memperjuangkan harga gambir . Sebab harga komoditi itu tidak tetap alias turun naik.

"Sekarang harga masih turun naik pak. Tapi Alhamdulillah diatas Rp 20 Ribu. Kami minta saat bapak menang harga bisa stabil," pinta tokoh masyarakat Taratak Sungai Lundang Izul.

baca juga: Ini Tiga OPD dengan Serapan Anggaran Terendah di Pessel

Menjawab permintaan masyarakat, Nasrul Abit berjanji akan memperjuangkan aspirasi masyarakat. Khususnya menstabilkan harga gambir .

"Kalau harga gambir ini tinggi tentu masyarakat sejahtera. Saya akan fokuskan ini untuk petani gambir . Saya akan duduk bersama eksportir gambir agar mereka tidak main harga," ungkapnya.

Nasrul Abit menjelaskan, India salah satu negara penampung gambir . Harga gambir diatur secara internasional sehingga dengan cara duduk bersama eksportir adalah solusi terbaik.

"Harga gambir ini diatur internasional, dulu 80 persen digunakan untuk ban, sekarang hanya 20 persen saja sehingga gambir murah. Tapi tetap akan kami perjuangan agar harga gambir tinggi dan stabil diangka masyarakat sejahtera," tegasnya.

Editor: Joni Abdul Kasir