Kasus Covid-19 Terus Naik, Bupati Lima Puluh Kota Harap Warga Patuhi Protokol Kesehatan

Irfendi Arbi saat melakukan penyemprotan di Nagari Simalanggang
Irfendi Arbi saat melakukan penyemprotan di Nagari Simalanggang (Ade Suhendra)
LIMA PULUH KOTA, KLIKPOSITIF -

Bupati Lima Puluh Kota Irfendi Arbi terus berupaya mensosialisasikan Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB), Sabtu 31 Oktober 2020. Salah satunya dengan mengimbau warga memakai masker bila keluar rumah, mencuci tangan, dan menjaga jarak serta menghindari kerumunan.

Irfendi Arbi saat ditemui usai melakukan penyemprotan di Kawasan Eks Kantor Bupati Lama mengajak warga Lima Puluh Kota untuk taat mematuhi Protokol Kesehatan COVID-19. Apalagi menurutnya, bagi warga yang lanjut usia dan memiliki penyakit bawaan.

baca juga: PALAPA: Menuju Sinergi dan Integrasi

"Mari tetap di rumah dan hanya keluar bila memang benar-benar perlu. Ini penting, terutama bagi orang yang berisiko tinggi, termasuk orang lanjut usia dan yang memiliki riwayat penyakit jantung, tekanan darah tinggi, diabetes, dan paru," kata Irfendi Arbi yang bertemu dengan Buya Feri, Wakil Bupati Non Aktif.

Ia berharap warga selalu gunakan masker saat keluar rumah karena setiap orang berkemungkinan membawa virus dan tidak memiliki gejala atau hanya gejala ringan. Sehingga nantinya bisa menularkan ke orang lain kalau tidak menggunakan masker.

baca juga: Dokter Spesialis Olahraga SPH: Rutin Latihan Fisik Selama 30 Menit Turunkan Resiko Terkena COVID-19

"Tapi masker harus dipakai dengan benar, pastikan masker menutupi hidung, mulut, dan dagu dan hanya dipakai satu kali. Kemudian masker kain dipakai ulang setelah dicuci dengan deterjen dan masker medis harus dibuang saat sampai di rumah," ujar Irfendi Arbi.

Selain itu, ia juga mengingtan warga untuk tidak sering menyentuh bagina mata, hidung, dan mulut. Kemudian juga berhati-hati saat menyentuh benda-benda yang sering disentuh orang lain seperti pegangan pintu, uang, meja makan, dan tangan karena virus ini tidak nampak dan segala kemungkinan bisa terjadi.

baca juga: Tekan Angka Pengangguran, Dinas Tenaga Kerja Pasbar Kukuhkan Klinik Produktivitas

"Mari selalu ambil jarak lebih dari 1 meter dari orang-orang saat berada di luar rumah. Kadang kita merasa tidak nyaman saat ada yang berdiri terlalu dekat, semisal saat mengantri. Jangan ragu, minta dengan sopan agar mereka menjaga jarak," katanya.

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Ramadhani