Joe Biden Atau Donald Trump? Ini Hasil Sementara Pemilihan Presiden Amerika Serikat

Debat capres AS, Donald Trump dan Joe Biden.
Debat capres AS, Donald Trump dan Joe Biden. (VOA Indonesia)

KLIKPOSITIF - Hasil pemilihan presiden Amerika Serikat yang telah keluar dari sejumlah negara bagian, sejauh ini dipimpin oleh pasangan Joe Biden - Kamala Harris dengan 209 suara elektoral.

Sementara pasangan Donald Trump - Mike Pence, mengantongi 118 suara, berdasarkan laporan The Guardian.

baca juga: Jelang Pelantikan Joe Biden, Melania Trump Sampaikan Pesan Perpisahan

Sebagai informasi, calon presiden perlu mendapatkan 270 suara elektoral untuk memenangkan pilpres AS.

Biden sementara ini unggul di 16 negara bagian termasuk daerah asalnya, Delaware dengan tiga suara elektoral.

baca juga: Kenapa Banyak Varian Baru Covid-19 Ditemukan Sekarang? Ini Penjelasan Peneliti

Calon dari Partai Demokrat ini mengantongi kemenangan pertamanya di Vermont dengan empat suara elektoral. The Guardian baru saja melaporkan Biden unggul di New Hampshire dengan mendapatkan empat suara elektoral.

Sedangkan Trump memperoleh keunggulan di 17 negara bagian, di antaranya Indiana dengan 11 suara elektoral, Kentucky, Missippi, dan Oklahoma.

baca juga: Legislator Minta Menristek Lakukan Kajian Atas Implikasi Hadirnya GeNose

Sesaat setelah pengumutan suara di Kentucky ditutup, AP menyatakan Trump unggul dengan delapan suara elektoral.

Semakin dekatnya dengan pengumuman pemenang pemilu AS tahun ini, Youtube dilaporkan tekah menghapus beberapa saluran yang menyiarkan hasil pemilu palsu, beberapa jam sebelum pemungutan suara ditutup.

baca juga: Pemerintah Terbitkan Perpres Nomor 7 Tahun 2021 Tentang RAN PE, DPR Minta Jabarkan Kategori Ekstremisme

Pada Selasa (3/11) sore waktu setempat, delapan dari 20 video teratas dalam pencarian "hasil pemilu langung", menampilkan informasi palsu, menurut laporan Bussiness Insider.

Salah satu saluran yang menyiarkan hasil palsu telah memiliki lebih dari 1 juta pelanggan dan empat diantaranya telah diverifikasi.

Youtube nampak telah menghapus beberapa saluran hasil pemilu palsu yang muncul dalam pencarian teratas.

Pihak Youtube mengatakan mereka menghapus acara streaming langsung yang melanggar pedoman komunitasnya.

"Kami telah menetapkan kebijakan yang melarang spam, praktik penipuan & scam, dan kami terus waspada terkait konten terkait pemilu menjelang dan pasca-pemilu," kata YouTube kepada Bussines Insider.

Editor: Eko Fajri