Jaga Adat Tradisi, Niniak Mamak Simpang Kapuak Perdalam Ilmu Alua Pasambahan

Kegiatan memperdalam ilmi alua pasambahan di Nagari Simpang Kapuak Kecamatan Mungka.
Kegiatan memperdalam ilmi alua pasambahan di Nagari Simpang Kapuak Kecamatan Mungka. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

LIMA PULUH KOTA , KLIKPOSITIF - Alua pasambahan merupakan salah satu adat tradisi Minangkabau yang sampai saat ini masih dipertahankan. Namun demikian, tak lagi semua Niniak Mamak atau penghulu yang mampu bertutur dalam bahasa adat tersebut.

Melihat kondisi itu, pada Kamis (5/11) malam, belasan Niniak Mamak berkumpul di rumah Daman Huri Dt. Muncak yang terletak di Jorong Lobuah Tunggang, Nagari Simpang Kapuak, Kecamatan Mungka. Tujuannya adalah memperdalam ilmu bertutur alua pasambahan.

Pasah jalan dek batampuah, lanca kaji dek baulang.Petitih lawas itu jadi salah satu dasar utama dilaksanakan kegiatan yang dimulai sekitar pukul 21.30 WIB sampai dengan 00.00 WIB tersebut.

"Ini adalah tindaklanjut dari kegiatan pelatihan alua pasambahan yang digelar KAN dua minggu lalu," kata Ketua KAN Simpang Kapuak, H.M. Darnison Dt. Bangso Dirajo.

baca juga: Safaruddin Promosikan Produk UMKM Lima Puluh Kota di Apkasi Otonomi Expo 2021

Dalam kegiatan terdapat beberapa alua pasambahan yang dipraktekkan, seperti pasmbahan duduak jo pasombahan siriah pinang, pasambahan mancoliak juada (jamuan), pasambahan makan, pasombahan duduak jo pasombahan siriah pinang, mintak izin manyampaikan niat, dan terakhirpidato panjang.

Dalam pelaksanaannya, masing-masing penghulu saling menyampaikan pasambahannya dan penghulu lain mencoba membenahi apabila ada penyampaian yang kurang tepat.

baca juga: Angkut Beras Dengan Armada Berteknologi Canggih, ACT Penuhi Kebutuhan Pangan Payakumbuh dan Lima Puluh Kota

"Harus diakui, saat ini tidak semua Niniak Mamak yang bisa balua. Karena itu, melalui kegiatan ini kita saling belajar dan semakin mematangkan ilmu alua Pasambahan. Penghulu yang masih belum begitu mahir kita harapkan bisa lebih baik ke depannya," ulas Dt. Bangso Dirajo.

Alua pasambahan sendiri sering digunakan dalam berbagai kegiatan adat , diantaranya Batagak Panghulu ataupun pesta pernikahan.

baca juga: Niniak Mamak Harus Berperan Dalam Meningkatkan Angka Vaksinasi di Daerah

"Rencananya ini akan terus kita lakukan berkala dan tempatnya bergantian di rumah masing-masing penghulu," katanya.

Meski kegiatan tersebut untuk Niniak Mamak, tapi dalam kegiatan itu juga hadir Ketua Karang Taruna Nagari Simpang Kapuak, Yori Anggara.

baca juga: Cek Kesiapan COD Pembangkit Listrik EBT, Manajemen PLN Sumbar Kunjungi PLTM Siamang Bunyi

Menurut tokoh muda Simpang Kapuak itu, kegiatan kebudayaan seperti alua pasambahan ini juga harus jadi perhatian anak muda karena ke depan merekalah yang akan jadi penerus Niniak Mamak.

"Apalagi dengan ikut kegiatan Niniak Mamak ini banyak ilmu yang didapat. Pemuda harus tahu adatnya dan tempat belajar adat terbaik tentu melalui Niniak Mamak yang ada di kampung," jelasnya. (*)

Editor: Taufik Hidayat

Komentar

Berita Lainnya

Video Terbaru