Bawaslu Pessel Minta Paslon dan Tim Kampanye Taati Protokol Kesehatan

Aksi kampanye di masa Pandemi, para kandidat kepala daerah melakukan aksi berbagi masker di tempat umum.
Aksi kampanye di masa Pandemi, para kandidat kepala daerah melakukan aksi berbagi masker di tempat umum. (KLIKPOSITIF/Ramadhani)

PESSEL , KLIKPOSITIF - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Pesisir Selatan ( Pessel ), Sumatera Barat meminta seluruh pasangan calon (Paslon) dan tim kandidat kepala daerah di Pilkada 2020 benar-benar mematuhi protokol kesehatan.

Ketua Bawaslu Pessel , Erman Wadison mengaku, hingga kini hal itu masih jauh dari harapan, meski secara administrasi melalui STTP kampanye sudah memenuhi ketentuan.

baca juga: Ribuan Batang Cemara Laut Ditanam di Pantai Pessel

"Namun, kondisi di lapangan masih jauh berbeda. Karena memang kondisi lapangan banyak kajian, terkait penanganan protokol kesehatan," ungkapnya pada KLIKPOSITIF .

Sebagaimana diatur dalam PKPU nomor 13, pasal 58 ayat 2 poin e mengatur, kegiatan kampanye harus wajib mematuhi ketentuan COVID-19. Mulai dari tempat pelaksanaan hingga batasan jumlah orang dan batasan lainnya mengacu pada ajuran protokol kesehatan.

baca juga: Pembagian Bansos di Pessel, Bupati : Penyaluran Harus Taati Standar Protokol Kesehatan

"Terkadang diindahkan. Karena memang terkadang pada situasi tertentu mereka mengundang 50, yang datang lebih dari itu," ujarnya.

Erman Wadison menyebut, hal ini sudah menjadi antensi Bawaslu Pessel dari jauh hari. Bahkan, beberapa kali ditemukan Bawaslu sudah melakukan teguran, baik lisan maupun tulisan.

baca juga: Wagub Sumbar Apresiasi, RSUD DM. Zein Painan Mampu Produksi Oksigen Secara Mandiri

"Saat ini, jika ada temuan pengawasan kita tindak saja sesuai aturan yang berlaku. Sebab, memang berharap dengan kondisi kampanye saat ini, seluruh Paslon dan tim untuk patuh pada protokol kesehatan," tutupnya.

Diketahui masa kampanye Paslon di Pilkada 2020 sudah dimulai sejak 26 September lalu, dan dibatasi hingga 5 Desember atau 4 hari sebelum masa pencoblosan di 9 Desember 2020.

baca juga: Ini Tiga OPD dengan Serapan Anggaran Terendah di Pessel

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Haswandi