Peduli Pelaku Usaha Terdampak Covid-19, Kabid Humas Polda Sumbar Serahkan Bantuan

Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Saat Menyerahkan Bantuan Covid-19
Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Satake Bayu Saat Menyerahkan Bantuan Covid-19 (Ist)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Kabid Humas Polda Sumbar Kombes Pol Stefanus Satake Bayu Setianto, menyalurkan bantuan kemanusiaan kepada pekerja bengkel radiator, DR Radiator, di Jalan By Pass, Kuranji, Senin (9/11/2020).

"Bantuan tersebut dibagikan kepada masyarakat yang terdampak penyebaran Covid-19, seperti pekerja bengkel servis radiator," kata Satake Bayu, usai menyalurkan bantuan kemanusiaan.

baca juga: Polri Buka Penerimaan Sekolah Inspektur Polisi Sumber Sarjana (SIPSS)

Ia melanjutkan, bantuan kemanusiaan yang disalurkan tersebut berupa Sembako merupakan sumbangan atau partisipasi dari masyarakat. Polri hanya menyalurkan saja.

"Artinya, dari masyarakat kembali kepada masyarakat. Kita berharap dengan disalurkannya bantuan kemanusiaan ini dapat meringankan beban yang menerimanya," ujar Satake Bayu.

baca juga: Kerahkan Ribuan Personel, Polda Sumbar: Ingat Perda Nomor 6 Tahun 2020

Masih kata Satake, Polri selalu peduli dalam penanganan Covid-19, bekerja-sama dengan TNI. Sinergi ini akan semakin kuat apabila didukung oleh masyarakat Sumbar.

"Selama pandemi Covid-19 ini, Polri dalam hal ini Polda Sumbar serta Polres jajaran sudah sering menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa Sembako, bahkan menjaga ketahanan pangan dengan membuat kampung tangguh," ujarnya.

baca juga: Polda Sumbar Tinjau Ruang Tambahan ICU/HCU Covid-19 RSUP M Djamil Padang

Ia menyampaikan, di masa pandemi Covid-19 ini, masyarakat Sumbar diingatkan supaya selalu menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas di luar rumah.

"Selalu memakai masker, jaga jarak, rajin cuci tangan, serta menerapkan pola hidup sehat dan bersih dan mengonsumsi makanan yang bergizi," ungkap Satake.

baca juga: Polda Sumbar Musnahkan Ratusan Kilogram Ganja

Ia mengakhiri, selain menerapkan Prokes, masyarakat juga diminta mematuhi aturan pemerintah daerah, sebab diberikan sanksi jika ada yang melanggar Perda nomor 6 tentang Adaptasi Kebiasaan Baru.

"Sanksinya berupa denda hingga kurungan selama 1-2 hari. Namun, kalau bisa sanksi itu tidak terjadi dengan syarat mematuhi aturan Perda salah satunya memakai masker," pungkas Satake.

Salah seorang pekerja bengkel DR Radiator, Dodi Kurniawan, mengatakan, sangat terkejut atas bantuan sembako yang diberikan kepadanya.

"Saya tidak menduga, tiba-tiba saja ada Pak Kabid Humas datang ke bengkel, dan menyerahkan kepada saya serta teman yang lain. Terima kasih atas bantuanya," ujar Dodi.

Editor: Muhammad Haikal