Ada Warga yang Mengevakuasi Diri ke Perbukitan Saat Gempa Mengguncang Mentawai Sumbar

BASARNAS Kabupaten Kepulauan Mentawai pantau aktivitas gempa di Mentawai
BASARNAS Kabupaten Kepulauan Mentawai pantau aktivitas gempa di Mentawai (Istimewa)

PADANG, KLIKPOSITIF - Gempa bermagnitudo 6,3 yang kemudian dimutakhirkan menjadi 6,0 di Kabupaten Kepulauan Mentawai pada Selasa 17 November 2020 pagi, membuat beberapa masyarakat sempat mengevakuasi diri ke daerah perbukitan.

"Laporan sementara yang kami dapatkan, ada warga yang melakukan evakuasi ke daerah perbukitan saat gempa terjadi," kata Kepala Kantor SAR Kabupaten Kepulauan Mentawai , Akmal.

baca juga: Komnas HAM Akan Proses Kasus Dugaan Pemaksaan Pakai Kerudung di Padang

Masyarakat yang mengevakuasi diri ke daerah perbukitan tersebut menurutnya adalah warga di daerah Betaet yang berada cukup jauh dari Pulau Tuapejat. Jumlahnya mencapai puluhan orang dan saat ini mereka telah kembali ke rumah mereka masing-masing dan telah beraktivitas seperti biasa.

Meski demkian, ternyata ada juga warga Mentawai yang merasakan gempa tidak terlalu kuat.

baca juga: Ada 46 Siswa Non Muslim, Kepsek SMKN 2 Padang : Selama Ini Tidak Pernah Komplain Penggunaan Kerudung

"Ada di beberapa daerah yang merasakan kekuatan gempa tidak terlalu kencang seperti di daerah Labuan Bajau dan Saumanganya," lanjutnya.

Sementara untuk daerah seperti Tuapeijat, Beriulo, Peipei dan Sikakap masyarakat merasakan kekuatan gempa yang cukup kuat.

baca juga: Disdik Sumbar Turunkan Tim Selidiki Dugaan Pemaksaan Pakai Kerudung kepada Siswa Non Muslim

"Untuk di beberapa daerah lainnya, masyarakat sempat ke luar rumah dan menunggu gempa benar-benar sudah berhenti baru kembali ke dalam rumah," lanjutnya.

Menurutnya, saat ini mayoritas keadaan di Kepulauan Mentawai sudah kembali normal dan warga sudah kembali melakukan kegiatan sehari-hari.

baca juga: Kunjungi Showroom Molis, GM PLN Sumbar: Penggunaannya Akan Lebih Menjaga Lingkungan

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Haswandi