Tidak Terbukti, Laporan Dugaan Pelanggaran Kampanye Andre Rosiade Dihentikan

Andre Rosiade (kanan) saat menyerahkan bantuan PKBL BUMN secara simbolis kepada pengurus masjid beberapa waktu lalu.
Andre Rosiade (kanan) saat menyerahkan bantuan PKBL BUMN secara simbolis kepada pengurus masjid beberapa waktu lalu. (Ist)
SIJUNJUNG , KLIKPOSITIF

- Bawaslu Kabupaten Sijunjung menindaklanjuti adanya pelaporan terhadap salah seorang anggota DPR RI, Andre Rosiade .

Laporan yang dilimpahkan dari Bawaslu Sumbar terkait kunjungan Andre dalam rangka reses pada beberapa waktu lalu ke Sijunjung .

baca juga: Andre Rosiade: Kepala Daerah dari Gerindra harus Akur dengan Pasangan

Berdasarkan hasil tindaklanjut dari Bawaslu Sijunjung , tidak ada ditemukan bukti atau unsur pelanggaran seperti yang dilaporkan. Sehingga laporan itupun telah selesai atau dihentikan.

"Sudah kita tindak lanjuti dan mintai keterangan dari sejumlah pihak yang hadir. Karena tidak ditemukan unsur pelanggarannya, dan kasus pun dihentikan," kata Ketua Bawaslu Sijunjung Agus Hutrial Tatul didampingi Kordiv Pengawasan Riki Minarsah, Rabu (18/11/2020).

baca juga: Gerindra Dukung Sumbar jadi Destinasi Wisata Halal

Dijelaskannya, laporan itu diterima Bawaslu Sijunjung dari Bawaslu Provinsi Sumbar pada beberapa waktu lalu. Setelah dilimpahkan, langsun h diproses.

"Dari hasil dilapangan, kunjungan di Masjid Taqwa, Muaro Sijunjung tersebut tidak ditemukan unsur kampanye" ujaranya.

baca juga: Buka Rakorda Gerindra Sumbar di Bukittinggi, Ahmad Muzani: Saya Sedang "Mengkloning" Andre Rosiade

"Tidak ada atribut partai yang dibawa ke masjid. Karena kegiatan itu merupakan penyaluran bantuan dana CSR untuk pembangunan masjid," sambung Agus.

Terkait hasil laporan itu, Agus menyebut bahwa Bawaslu Sijunjung juga telah menerbitkan pengumuman hasil tindaklanjut di Bawaslu Sijunjung .

baca juga: Sekjen Gerindra Ucapkan Terima Kasih Pada Masyarakat Pessel

"Hasilnya pun sudah kami umumkan di Bawaslu , bisa dilihat. Dengan demikian, prosesnya telah dihentikan," ungkap Agus.

Meski demikian, Bawaslu Sijunjung mengatakan bahwa, tidak menutup kemungkinan jika nantinya ada laporan kembali dengan bukti yang kuat dan lengkap akan tetap diproses.

"Kalau untuk laporan yang ini sudah selesai. Tapi jika nanti masih ada laporan lainnya, misalnya dengan bukti yang lengkap tetap akan kita tindak lanjuti," tambahnya. (*)

Editor: Riki