Riset Sebut Penjualan UKM Merosot 23 Persen Akibat Pandemi

ilustrasi
ilustrasi (net)

KLIKPOSITIF - Penjualan industri UKM merosot hampir 23 persen akibat pagebluk virus corona atau Covid-19. Data ini terungjap dari survei yang dibuat Kementerian Koperasi dan UKM menyebutkan

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyebutkan bahwa dari hasil survei ditemukan sebanyak 20 persen pelaku UMKM mengalami hambatan distribusi dan 19,39 persen mengaku kesulitan permodalan.

baca juga: Terhitung November, IHSG Telah Bergerak 46 Persen Sejak Pandemi

Bahkan tidak berhenti sampai disitu, terdapat juga sebanyak 18,87 persen dari pelaku usaha yang mengikuti survei menyebut bahwa kesulitan mendapatkan bahan baku, diikuti keluhan terhambatnya produksi oleh 18,83 persen partisipan.

Teten mengakui pihaknya selalu mencari cara menumbuh kembangkan UMKM yang memang terbukti menjadi salah satu roda penggerak ekonomi nasional. Katanya, cara digitalisasi bisa menjadi opsi yang tepat untuk UMKM. "Karena bagaimanapun saat ini semua sektor harus terhubung dengan system digital," katanya pada acara Opening Ceremony Indonesia Digital Trade Show in Conjunction With "Indonesia Local Brands Expo 2020"

baca juga: Ajak Turis Tak Datang ke Bandung, Ini Alasan Ridwan Kamil

Untuk itu Teten pun mengapresiasi penyelenggaraan even Indonesia Digital Trade Show- Indonesia Local Brand yang digagas oleh PT Sukses Mulya Pratama agar UMKM bangkit dan bisa menjalankan usahanya sehingga bisa berkontribusi terhadap ekonomi nasional.

"Perlu diketahui, lebih dari 64 juta UMKM berkontribusi 14 persen terhadap total ekspor non migas. 60 persen total investas, 97 persen total tenaga kerja dan 61 persen total PDB nasional. Maka kehadiran UMKM sesungguhnya sangat berarti bagi ekonomi nasional ini," rincinya.

baca juga: Harga Minyak Dunia Terus Amblas

Kementerian juga sangat berperan aktif dalam skema digital dengan membuat program digital "Go Digital UMK" untuk mengikuti pola ekonomi yang berjalan saat ini. Dan itu semua terdapat dalam website kementerian.

"Baik pemerintah maupun swasta juga turut mendorong pelaksanaan acara ini agar para pengusaha lokal dan UMKM di seluruh Indonesia bisa menembus pasar digital (go digital) dan sebagai jembatan dalam mempercepat digitalisasi produk-produk UMKM di seluruh kota di Indonesia," sebut Teten lagi.

baca juga: Sri Mulyani Beri Sinyal Segera Pungut Pajak Ini dari Perusahaan Digital

Editor: Ramadhani