Kereta Api Tabrak Mobil di Pariaman, Warga dan Plt Walikota Pariaman Sebut Diluar Jadwal Biasa Serta Tidak ada Penjaga Perlintasan

Salah satu warga bicara dengan Plt Walikota Pariaman terkait keterlambatan jadwal kereta api
Salah satu warga bicara dengan Plt Walikota Pariaman terkait keterlambatan jadwal kereta api (Rehasa)

PARIAMAN , KLIKPOSITIF - Kereta api yang menabrak satu unit mobil di kawasan Kampung Kaliang, Kota Pariaman dengan jumlah korban 5 orang (satu keluarga), ternyata melintas di luar jadwal biasanya.

Salah satu saksi mata bernama Suhardi (38) yang juga merupakan warga di lokasi perlintasan itu menuturkan, dia terkejut dengan kedatangan kereta api yang tiba-tiba di luar jadwal biasanya.

baca juga: MotoGP Mandalika Beri Dampak Ekonomi, Menparekraf Siapkan Tiga Program

"Kami dengar kereta api datang dari arah Padang hendak menuju pasar. Bergegas kami lari ke lokasi perlintasan karena di luar jadwal biasanya, takut nantinya ada yang melintas. Ternyata benar, sampai di lokasi ada mobil yang mati mesinnya dan ditabrak langsung oleh kereta api ," ungkap Suhardi, di lokasi kejadian, Senin 23 November 2020.

Lebih lanjut Suhardi menuturkan, warga sekitar berlarian ingin mendorong mobil tersebut, namun tidak mempunyai cukup waktu sehingga kereta api terlebih dahulu menabrak mobil tersebut.

baca juga: Bertambah, Korban Jiwa Gempa Sulbar Kini Jadi 56 Orang

"Mati mesin mobil itu di atas perlintasan kereta api . Mobil ditabrak hingga terseret beberapa meter," ungkapnya.

Sementara itu, Plt Walikota Pariaman , Mardison Mahyuddin yang juga ada di lokasi kecelakaan membenarkan kalau kereta api tersebut melintas di luar jadwal biasanya.

baca juga: Hotel di Batusangkar ini Sediakan Paket Sumbarancak Bagi Warga Sumbar

"Benar, kereta api melintas di luar jadwal biasanya. Saat kecelakaan tidak ada penjaga perlintasan di lokasi. Hal ini mungkin pemicu terjadinya kecelakaan ," kata Mardison Mahyuddin.

Lebih lanjut dikatakannya, dia turut berduka cita dan prihatin mengenai kecelakaan tersebut. Untuk kedepanya dia menyuruh pihak kereta api agar berkoordinasi dengan pihak Dinas Perhubungan jika ada jadwal keterlambatan.

baca juga: DKK Gencarkan Sosialisasi dan Edukasi Vaksinasi Corona

"Seharusnya ini ada koordinasi antara pihak kereta api dan Dishub jika ada jadwal keterlambatan," sebut Mardison.

Penulis: Rehasa | Editor: Eko Fajri