Sejumlah Guru dan Siswa Positif COVID-19, Disdik Pasbar Sebut Penularan Dari Luar Sekolah

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pasaman Barat, Marwazi B
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pasaman Barat, Marwazi B (Irfansyah Pasaribu)

PASBAR , KLIKPOSITIF - Sejumlah guru dan siswa di Kabupaten Pasaman Barat ( Pasbar ) terkonfirmasi positif Corona atau COVID-19. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan didaerah itu menyebut mereka terpapar dari luar sekolah.

"Guru dan siswa positif Corona ini tersebar di tiga sekolah dasar di Pasbar . Mereka terpapar karena kontak dari luar sekolah," sebut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Pasbar , Marwazi B kepada KLIKPOSITIF , Senin (23/11/2020).

baca juga: Seorang Warga di Pasbar Diduga Diserang Buaya, Keberadaannya Masih Misterius

Menurutnya guru terpapar karena kontak dari luar, sedangkan para siswa terpapar dari lingkungan rumah mereka. Ia juga memastikan para guru tidak diizinkan melakukan dinas luar kecuali dalam keadaan darurat.

"Jika ada guru yang terpapar saat ini kita pastikan karena kontak dengan orang lain di luar sekolah. Sebab, jika para guru hendak keluar daerah mereka wajib melapor dan di swab ketika kembali," katanya.

baca juga: Dirwansyah Nahkodai Partai Golkar Pasaman Barat

Ia mengaku sejauh ini pihaknya telah melakukan langkah pencegahan dari awal di lingkungan sekolah, baik itu tidak mengizinkan para guru melakukan dinas luar daerah, juga melakukan penerapan protokol kesehatan COVID-19 di lingkungan sekolah.

"Langkah-langkah pencegahan terus kita terapkan dan kita tekankan ke pihak sekolah. Kita juga terus melakukan monitoring, meniadakan kegiatan ektrakurikuler dan fungsikan UKS," jelasnya.

baca juga: Bandara Pusako Anak Nagari di Pasaman Barat Kembali Buka Rute Penerbangan

Sedangkan terhadap sekolah yang ada siswa dan guru terpapar Corona telah diberlakukan PBM secara daring. Kemudian melakukan test swab bagi seluruh siswa atau guru yang diduga pernah kontak dengan pasien COVID-19.

"Tes swab ini tidak lain agar memutus mata rantai dan memastikan kesehatan para siswa dan guru. Kita akan memperketat dan meminta pihak sekolah benar-benar menerapkan protokol kesehatan COVID-19," terangnya.

baca juga: 17 Orang Tokoh Masyarakat Dapatkan Penghargaan di Hari Jadi Pasaman Barat, Siapa Saja?

Untuk pihaknya mengimbau kepada setiap satuan pendidikan agar selalu waspada dan menerapkan secara ketat protokoler COVID-19 di sekolahnya masing-masing dan hindari keramaian.

"Sekolah yang aman tetap masih dilakukan belajar tatap muka. Yang belajar secara daring bagi sekolah yang ada kasus positif Corona nya, yang lain tetap secara biasa," ucapnya.

Disamping itu pihaknya juga melakukan kerjasama dengan pihak Telkomsel untuk pemberian kouta gratis agar bisa menjalankan PBM melalui daring. Meski itu belum merata didapatkan oleh para siswa.

Adapun tiga sekolah dasar yang terpapar itu dengan rincian SDN 04 Air Bangis terpapar sejumlah guru dan siswa, SDN 10 Lembah Melintang terpapar guru dan SDN 20 Pasaman juga terpapar guru.

Penulis: Irfansyah Pasaribu | Editor: Haswandi