Langgar Kode Etik, Ketua Panwascam Pantai Cermin Diberhentikan

Rapat pleno Ketua dan Komisioner Bawaslu Kabupaten Solok
Rapat pleno Ketua dan Komisioner Bawaslu Kabupaten Solok (Ist)

SOLOK, KLIKPOSITIF - Badan Pengawas Pemilu ( Bawaslu ) Kabupaten Solok memberhentikan ketua Panwascam Pantai Cermin, Jendra Efendi lantaran terbukti melakukan pelanggaran etik.

Menurut Ketua Bawaslu Solok, Afrimemori, keputusan tersebut berdasarkan musyawarah atau rapat pleno yang dilakukan Bawaslu Kabupaten Solok , Selasa (24/11/2020).

baca juga: Musim Hujan Datang, Banjir Hingga Longsor Kepung Solok

"Teradu atas nama Jendra Efendi telah melakukan pelanggaran etik dan dikenai sangsi pemberhentian tetap sebagai ketua dan anggota Panwascam Pantai Cermin," ungkap Afrimemori didampingi Maraprandes dan Andri Junaidi.

Menurutnya, Jendra Efendi secara efektif sudah berhenti sebagai anggota sekaligus ketua Panwascam Pantai Cermin sejak dikeluarkan keputusan. Pihak Bawaslu akan melakukan Penggantian Antar Waktu (PAW) untuk menggantikan posisi Jendra sebagai anggota.

baca juga: Banjir di Nagari Muaro Paneh Solok, Warga : Lebih Besar Dibanding Tahun Sebelumnya

"InsyaAllah dalam tiga hari ini sudah selesai seluruh prosesnya, besok kita panggil calon PAW anggota, kemudian ketiga Panwascam akan melakukan pleno untuk menentukan ketua," terangnya.

Bawaslu Solok menghimbau penyelenggara dan pengawas agar mengedapankan integritas dalam hal pengawasan pada seluruh proses tahapan penyelenggaraan pemilihan tahun 2020 ini.

baca juga: Fisiknya Sudah Sakit-sakitan, Petani Surian : Alhamdulillah Bapak Kapolres Datang dan Membantu Kami

"Ini harga mati sebagai penyelenggara, jangan sekali-kali terafiliasi dengan peserta pemilihan ataupun tim pemilihan pemenangan dari salah satu pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati yang ikut Pilkada," tegasnya.

Sebelumnya, sebuah rekaman pembicaraan yang diduga dilakukan oleh salah seorang oknum ketua Panitia Pengawas Kecamatan ( Panwascam ) di Kabupaten Solok viral WhatsApp Group, Jumat (20/11/2020).

baca juga: 17 Tahun Solok Selatan; IPM Meningkat, Kemiskinan Menurun

Dalam rekaman berdurasi 5 menit itu, oknum ketua panwascam itu diduga mengajak salah seorang kepala jorong untuk membantu salah satu pasangan calon Bupati dan wakil Bupati Solok di Pilkada 2020.

Dalam rekaman pembicaraan itu, oknum yang diduga ketua Panwascam sempat mengaku ditunjuk oleh tim salah satu paslon dan meminta rekomendasi sejumlah orang yang bisa dipakai sebagai tim senyap di daerah tempatnya bertugas.

Belakangan diketahui, penelepon merupakan ketua Panwascam Pantai Cermin, Jendra Efendi. Mendapat laporan itu, Pihak Bawaslu langsung melakukan penelusuran dan pendalaman hingga rapat pleno putusan.

Dalam putusan Bawaslu , Jendra ditetapkan bersalah berdasarkan fakta dan bukti-bukti yang dikumpulkan Bawaslu . Jendra langsung diberhentikan sebagai anggota dan ketua Bawaslu Pantai Cermin.

Penulis: Syafriadi | Editor: Haswandi