Sekolah Tatap Muka Terbatas Dimulai di Payakumbuh, SMP Ini Bagikan Masker

Kepala SMPN 3 Payakumbuh memberikan masker kepada siswa yang belajar tatap muka di kelas.
Kepala SMPN 3 Payakumbuh memberikan masker kepada siswa yang belajar tatap muka di kelas. (Ade Suhendra)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Setelah mengalami dua kali penundaan, proses pembelajaran tatap muka di sekolah kembali di mulai hari ini di Payakumbuh , Rabu 25 November 2020. Hal ini setelah dikeluarkannya surat dari Dinas Pendidikan Payakumbuh terkait Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka Terbatas.

Hasil pantauan KLIKPOSITIF di SMPN 3 Payakumbuh yang terletak di Bukit Sitabur, tampak siswa mulai belajar tatap muka. Namun jumlah siswa yang hadir lebih sedikit dibandingkan biasanya.

baca juga: Delapan Pasien Sembuh COVID-19 di Tanah Datar, 4 Diantaranya Guru

Kepala SMPN 3 Payakumbuh M. Isral mengatakan jumlah rombel yang ada saat ini sebanyak 27 rombel. Namun untuk pembelajaran terbatas ini dibagi menjadi dua yaitu selang seling setiap harinya dengan pembagian 13 rombel dan 14 rombel.

"Hari ini 13 rombel mulai belajar, besok 14 rombel, dan ini berlangsung selang seling setiap harinya. Kemudian per kelas ada sekitar 32 siswa yang kini dibagi dua dalam belajar yaitu masuk pagi sekitar pukul 07.30 WIB dan masuk siang pukul 10.30 WIB," kata M. Isral didampingi Wakil Kesiswaan Zul Apendi.

baca juga: Melapor ke Komnas HAM, Pengacara Siswi SMKN 2 Padang: Ada Pelanggaran HAM

Sebelum dimulai pembelajaran, siswa yang hadir ke sekolah dilakukan pengecekan suhu, diwajibkan pakai masker, diimbau menjaga jarak, dan mencuci tangan di westafel yang telah disediakan sekolah . Kemudian saat di dalam kelas, M. Isral menambahkan pihak sekolah juga memberikan masker kepada masing-masing siswa.

"Berdasarkan SKB 4 Menteri, proses pembelajaran normal sebenarnya dimulai Januari 2021. Namun kali ini juga bisa dikatakan percobaan agar nanti siswa dan guru dapat terbiasa dengan kondisi saat sekarang ini, terutama dalam mematuhi Protokol Kesehatan yang telah ditetapkan oleh Satgas Pusat COVID -19 atau pemerintah," ujarnya.

baca juga: Irsyad Syafar Lantik 5 Kepengurusan PKS Payakumbuh Tingkat Kecamatan

Ia mengimbau kepada siswa agar dapat memanfaatkan momen pembelajaran tatap muka terbatas ini untuk meningkatkan pemahaman dalam belajar. Sebab waktu yang disediakan terbatas, hanya sekitar 2 jam dimana proses pembelajaran harus maksimal.

"Semoga anak-anak dapat mematuhi Prokes, sehingga nantinya Januari tidak kesulitan dalam menjalankan proses pembelajaran tatap muka di Sekolah . Sebab selama ini proses belajar dilakukan secara daring," kata Kepala SMPN 3 Payakumbuh .

baca juga: Siswi Non Muslim Dipaksa Pakai Jilbab, Ini Kata Mendikbud

Penulis: Ade Suhendra | Editor: Eko Fajri