Kini KPK di Bawah Firli Bahuri Dipuji: Bukan Tangkap Ikan Teri, Tapi Kakap

Ketua KPK Firli Bahuri
Ketua KPK Firli Bahuri (Net)

KLIKPOSITIF - Kinerja KPK di bawah Firli Bahuri kini menuai pujian, tetapi juga sindiran kepada pemerintah pusat, usai menangkap Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo terkait dugaan keterlibatan penetapan izin ekspor baby lobster .

Febri Diansyah yang beberapa waktu lalu mundur dari juru bicara KPK berkata dengan nada optimistis. "Kerja luar biasa. Hormat pada tim yang bisa melakukan dalam kondisi saat ini."

baca juga: Sri Mulyani: Rp597 Miliar Wakaf Tunai Digunakan Pemerintah untuk Proyek Pembangunan

Anggota Banser NU Permadi Arya menganalogikan penangkapan terhadap menteri dari Partai Gerindra itu sebagai keberanian KPK menangkap ikan kakap, bukan lagi ikan teri.

"Gebrakan KPK sejak dikuatkan UU KPK , tidak lagi basa basi OTT kasus "ikan teri" pejabat cere, sekarang KPK tangkap "ikan kakap" menteri KKP bossss! KPK keren. Bravo KPK ," kata Permadi Arya seraya mention kolega Menteri Edhy di Partai Gerindra: Fadli Zon dan Andre Rosiade.

baca juga: Hari Gizi Nasional, Ini Pesan Menkes

Sementara politikus Mustofa Nahrawardaya dalam menanggapi berita penangkapan tersebut berkata dengan nuansa sindiran terhadap penanganan kasus lain oleh pemerintah. "Setelah ada berita menteri ditangkep KPK , Mudah-mudahan bentar lagi ada berita OPM ditangkap TNI. Insya Allah."

Kepada Suara.com jaringan KLIKPOSITIF .com, Wakil Ketua Komisi IV DPR dari Fraksi PKB Daniel Johan mengaku sangat terkejut begitu tahu kabar Menteri Edhy ditangkap KPK .

baca juga: Potensi Wakaf Per Tahun Ribuan Triliun, Jokowi Nilai Perlu Perluasan Cakupan Pemanfaatan

"Kaget banget," kata Daniel. Dia belum memberikan penjelasan lebih jauh soal kasus ini. Komisi VI merupakan mitra kerja Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Pelan-pelan mulai terungkap kenapa KPK menangkap Menteri Edhy. Kabar terbaru dari lembaga antirasuah, menteri dari Partai Gerindra itu ditangkap dini hari tadi terkait dugaan korupsi penetapan izin ekspor baby lobster .

baca juga: Kepala Sekolah Sudah Minta Maaf, Albert Hendra Lukman Sayangkan Surat ke Presiden: Jangan Mengganggu Kerukunan Umat di Sumbar

"Yang bersangkutan diduga terlibat korupsi dalam penetapan izin ekspor baby lobster ," ucap Ketua KPK Firli Bahuri melalui keterangan pers di Jakarta, Rabu (25/11/2020).

Firli mengatakan Edhy ditangkap tim KPK di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, ketika baru pulang dari Honolulu, Amerika Serikat.

Saat ini, Edhy sedang menjalani pemeriksaan di gedung KPK .

"Sekarang beliau di KPK untuk dimintai keterangan, nanti akan disampaikan penjelasan resmi KPK . Mohon kita beri waktu tim Kedeputian Penindakan bekerja dulu," kata Firli.

Editor: Eko Fajri