Wakil Ketua KPK Hadir di Kota Payakumbuh

Sosialisasi pencegahan korupsi dan penguatan integritas bagi pejabat Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh yang dihadiri Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli.
Sosialisasi pencegahan korupsi dan penguatan integritas bagi pejabat Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh yang dihadiri Wakil Ketua KPK, Lili Pintauli. (KLIKPOSITIF/Taufik Hidayat)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Wakil Ketua Komisi Pemberatasn Korupsi ( KPK ), Lili Pintauli hadir langsung di Kota Payakumbuh , Rabu (25/11). Meski kehadirannya bertepatan dengan Operasi Tanggap Tangan (OTT) yang dilakukan lembaga rasuah itu terhadap Menteri Kelautan dan Perikanan Indonesia, Edhy Prabowo, kehadiran unsur pimpinan KPK itu tidak berkaitan dengan kasus tersebut tapi untuk melakukan sosialisasi pencegahan korupsi dan penguatan integritas bagi pejabat Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh .

Dalam pemaparannya, Lili Pintauli menyebut bahwa tujuan kehadirannya adalah dalam program cegah dan tindak KPK . Penindakan berhubungan dengan supervisi dan dalam rangka pencegahan, pihaknya mengingatkan dan mendampingi seluruh penyelenggara di daerah untuk bisa memaksimalkan apa yang telah menjadi delapan area fokus KPK , yaitu area perencanaan APBD, pengadaan barang dan jasa, Perizinan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP), manajeman ASN, optimalisasi penerimaan daerah dan manajemen aset daerah, serta optimalisasi tatakelola dana desa.

baca juga: Irsyad Syafar Lantik 5 Kepengurusan PKS Payakumbuh Tingkat Kecamatan

"Kemudian diharapkan apa yang menjadi rekomendasikan KPK dapat dilaksanakan, kalau di penyelenggara ada kendala atau hambatan kita bisa memberikan pendampingan dan mendorong sampai tahap mana progresnya. Dengan adanya sosialisasi yang dilakukan ini, OPD bisa maksimal dan bekerja keras untuk itu jadi meminimalisir semoga tidak ada orang-orang yang menggunakan baju oranye kuning (ditangkap KPK )," katanya.

Dikatakannya, terkait penggunaan anggaran COVID-19, KPK juga mengambil peran pendampingan dengan berkoordinasi bersama Gugus Tugas dan juga melakukan pendampingan kepada kementerian lembaga, pemerintah daerah dan provinsi agar tidak khawatir menggunakan anggaran untuk menyelematkan masyarakat dari dampak COVID-19.

baca juga: Termasuk Kadis Kominfo, 16 Warga Payakumbuh Positif COVID-19

"Pendampingan dilkukan dengan 3 Surat Edaran. Seluruh Korwil, kalai di sini Korwil 9, setiap hari kita melakukan zoom meeting untuk melakukan pendampingan karena banyak juga kepala daerah yang khawatir menggunakan anggaran untuk hal-hal luar biasa," terang Lili.

Untuk mengontrol penyaluran bantuan sosial, KPK membuka Portal Jaga Bansos, melalui portal yang ada itum seluruh mayarakat bisa mengeluhkan dan melaporkan apabila ada penyelenggara di lapangan yang melakukan langkah-langkah curang.

baca juga: Beli Sabu Dipinggir Jalan, Petani di Lima Puluh Kota Diciduk Polisi

"Itu sekarang ada penyaluran dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) sektor UMKM yang luar biasa banyak, ratusan triliun," pungkasnya. (*)

Editor: Taufik Hidayat