Peringati Hari Guru, Ini yang Dilakukan Ponpes MTI Ashabul Kahfi Sutera Pessel

Para santri dibimbing pimpinan Ponpes Ashabul Kahfi Pessel kunjungan makam salah satu pendiri Ponpes Ashabul Kahfi di tengah peringatan hari guru nasional
Para santri dibimbing pimpinan Ponpes Ashabul Kahfi Pessel kunjungan makam salah satu pendiri Ponpes Ashabul Kahfi di tengah peringatan hari guru nasional (istimewa)

PESSEL, KLIKPOSITIF- Memperingati hari guru nasional, Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Madrasah Tarbiyah Islamiyah (MTI) Ashabul Kahfi Kecamatan Sutera, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat lakukan berbagai kegiatan keagamaan dalam menumbuhkan rasa cinta para santri pada guru-guru mereka.

Selain mengadakan kegiatan keagamaan seperti selawatan, yasinan dan doa bersama di lokasi MTI tersebut, Rabu 25 November 2020. Pimpinan Ponpes Ashabul Kahfi, juga menggiring para santri menziarahi makam tokoh pondok pesantren yang telah ikut berpengaruh dalam mendirikan Ashabul Kahfi sebagai lembaga pendidikan agama di daerah itu.

"Selain menanamkan nilai ibadah, bagaimana para santri juga kenal dengan tokoh-tokoh yang pernah berjasa dalam mendirikan Ashabul Kahfi," ungkap Heru Kisnanto pada KLIKPOSITIF.

Ia menjelaskan, dalam perjalanan pendidikan ini, banyak hal yang bisa ditanami pada murid dan juga santri. Apalagi, soal ketaatan murid pada guru, guru adalah orang tua kedua setelah orang tua. Jadi, penting bagi para murid menghormati setiap gurunya.

"Dan Islam hal itu sangat dianjurkan. Jadi bagaimana para santri untuk selalu menghormati guru. Seperti ungkapan orang saleh, jika tidak karena guru maka aku tidak akan mengenal Tuhan," terangnya.

Dalam momen peringatan hari guru ini, Heru sebagai pimpinan Ponpes berharap, para guru harus menjadi teladan yang baik bagi peserta didiknya.Tidak hanya, soal tanggung jawab pendidikan mata pelajaran, namun juga soal moralnya.

"Ini adalah tujuan utama dari seorang pendidik. Dan kita harap, semua orang berprofesi sebagai bisa bangga dengan apa yang dilakukan. Karena, kita adalah orangtua kedua setelah keluarga inti," tutupnya.

Diketahui, Hari Guru Nasional Indonesia bertepatan pada 25 November. Hari guru bersamaan dengan ulang tahun Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), dan ditetapkan sebagai hari nasional oleh Presiden Soeharto pada tanggal 25 November 1994, dengan sebuah Keputusan Presiden, yaitu Kepres Nomor 78 tahun 1994 tentang Hari Guru Nasional.

Baca Juga

Penulis: Kiki Julnasri | Editor: Haswandi