Mantan Bupati Solok Dukung Epyardi Asda-Jon Pandu di Pilkada 2020, Ini Alasannya

Mantan Bupati Solok, Syamsu Rahim bersama Epyardi Asda - Jon Pandu
Mantan Bupati Solok, Syamsu Rahim bersama Epyardi Asda - Jon Pandu (Ist)

SOLOK, KLIKPOSITIF - Mantan Bupati Solok, H. Syamsu Rahim bersilahturahmi dengan pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati Solok, H. Epyardi Asda - Jon Firman Pandu, Kamis (26/11/2020) di sebuah lokasi di Nagari Selayo.

Pertemuan dua tokoh asal utara Kabupaten Solok tersebut dalam rangka membicarakan berbagai isu hangat dan arah pembangunan Kabupaten Solok ke depannya.

baca juga: Musim Hujan Datang, Banjir Hingga Longsor Kepung Solok

Menurut Syamsu Rahim, masyarakat Kabupaten Solok merindukan sosok pemimpin yang punya komitmen dan konsisten untuk membangun daerah.

Terkait tokoh yang maju dalam Pilkada Solok tahun 2020, menurutnya, semuanya merupakan orang-orang baik dan unggul. Namun, ulasnya, yang lebih unggul adalah yang punya komitmen.

baca juga: Banjir di Nagari Muaro Paneh Solok, Warga : Lebih Besar Dibanding Tahun Sebelumnya

"Ketika hanya komitmen untuk dirinya, kelompoknya, masyarakat tidak akan terbangun," ungkap Bupati Solok periode 2010-2015 itu.

Terlabih lagi, ulasnya, pasca pandemi Covid-19, Kabupaten Solok memiliki beban yang sangat berat, karena wabah Corona membuat masyarakat rawan ekonomi menjadi miskin. Untuk itu perlu pemimpin yang punya visi jelas membangun daerah.

baca juga: Fisiknya Sudah Sakit-sakitan, Petani Surian : Alhamdulillah Bapak Kapolres Datang dan Membantu Kami

"Secara pribadi, saya memilih sosok pak Epy (panggilan akrab Epyardi Asda) dan Jon Pandu, dengan harapan, betul-betul bisa mendengarkan aspirasi masyarakat," terangnya.

Dalam kesempatan itu, Syamsu Rahim juga sedikit "menyentil" pemerintah Kabupaten Solok saat ini soal perawatan, pengelolaan dan lanjutan pembangunan Islamic Center yang ada di Kotobaru.

baca juga: 17 Tahun Solok Selatan; IPM Meningkat, Kemiskinan Menurun

"Kita bangun masjid agung di areal bekas kantor bupati dengan nomenklatur dari Kemenag, tapi tidak disiapkan (kepala daerah) yang sekarang, padahal kita menargetkan ini menjadi lokasi manasik haji bagi 8 kota/kabupaten di Sumbar," paparnya.

Dirinya juga menilai, pembangunan infrastruktur dasar bagi masyarakat di Kabupaten Solok masih jauh dari harapan. Terutama di kawasan pelosok, masih banyak daerah yang belum tersentuh aspal.

"Untuk itu, kita butuh kepala daerah yang mampu menjangkau bantuan-bantuan dari pemerintah pusat, pak Epy punya kemampuan itu, sudah tidak diragukan lagi," terangnya.

Terkait sikap politiknya, Syamsu Rahim mengaku memang belum menentukan sikap sejak awal berjalannya tahapan Pilkada, walaupun nyaris seluruh calon menemuinya.

Dirinya berharap, pasangan Epyardi Asda - Jon Pandu bisa unggul di Pilkada 9 Desember 2020 mendatang, hal itu menurutnya demi kepentingan Kabupaten Solok , bukan kelompok atau partai.

"Secara keseluruhan, saya melihat sosok pak Epy dan Jon Pandu sebagai orang yang visioner, memiliki kapasitas untuk memajukan Kabupaten Solok ," tutupnya.

Kendati demikian, mantan Wali Kota Solok periode 2005-2010 itu berpesan pada seliruh kandidat, untuk menjunjung sportifitas dalam Pilkada, dan kembali mempersatukan semua lapisan usai menang nanti.

Penulis: Syafriadi | Editor: Haswandi