APBD Kota Payakumbuh 2021 Disetujui Lewat Video Conference, Berikut Rinciannya

Penandatanganan APBD Kota Payakumbuh TA 2021.
Penandatanganan APBD Kota Payakumbuh TA 2021. (Ist)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Payakumbuh Tahun Anggaran 2021 disetujui oleh DPRD bersama pemerintah daerah setempat pada rapat paripurana yang dilaksanakan melalui video conference (Vidcon), Jumat (27/11).

Bertindak sebagai pimpinan rapat Ketua DPRD Hamdi Agus didampingi Wakil Ketua Wulan Denura, dan perwakilan Fraksi PPP Edward DF di Ruang Sidang Rapat Paripurna DPRD. Anggota lainnya mengikuti via aplikasi zoom di tempatnya masing-masing.

baca juga: Irsyad Syafar Lantik 5 Kepengurusan PKS Payakumbuh Tingkat Kecamatan

Wali Kota Riza Falepi bersama Sekda Rida Ananda dan sejumlah pimpinan OPD lainnya via aplikasi zoom di Ruang Randang, Balai Kota. Penandatanganan dilakukan secara terpisah dan disaksikan oleh hadirin.

Rincian APBD Kota Payakumbuh TA 2021 dijelaskan oleh Juru Bicara DPRD Edward DF, dimana Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp107.757.183.602 dengan rincian pajak daerah Rp17.077.752.692, retribusi daerah Rp7.797.531.468, dan hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan Rp8.049.367.383, sementara lain-lain Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang sah Rp74.832.532.059.

baca juga: Termasuk Kadis Kominfo, 16 Warga Payakumbuh Positif COVID-19

Pendapatan Transfer Rp584.976.212.293 dengan rincian Pendapatan Transfer Pemerintah Pusat Rp554.695.682.483 dan Pendapatan Transfer Antar daerah Rp30.280.529.810.

Lain-lain pendapatan daerah yang sah Rp18.536.900.000 dengan rincian pendapatan hibah Rp18.536.900.000, dan jumlah pendapatan Rp711.270.295.895.

baca juga: Beli Sabu Dipinggir Jalan, Petani di Lima Puluh Kota Diciduk Polisi

Belanja operasi dengan total Rp602.403.629.740 dengan rincian belanja pegawai Rp340.910.932.658, belanja barang dan jasa Rp254.836.584.469, belanja hibah Rp6.656.112.613, dan belanja bantuan sosial Rp0.

Belanja modal dengan total Rp118.600.575.981 dengan rincian belanja modal tanah Rp22.077.724.840, belanja modal peralatan dan mesin Rp19.514.145.442, belanja modal gedung dan bangunan Rp26.429.883.235, belanja modal jalan, jaringan, dan irigasi Rp50.273.977.514, belanja modal aset tetap Lainnya Rp304.844.950.

baca juga: 3 Tahun Jabat Ketua PN Tanjungpati, Herry Cahyono Kini Jabat Ketua PN Serang IA

Belanja tidak terduga sebesar Rp10.000.000.000, sehingga total APBD disetujui Rp731.004.205.721 dengan defisit Rp19.733.909.826.

"Untuk tahun 2021, dana transfer dari pusat ke daerah berkurang, sehingga kita defisit anggaran, maka kita melakukan refokusing kepada program-program di tahun depan," kata Wali Kota Payakumbuh , Riza Falepi, Jumat (27/11).

Sementara Ketua DPRD Payakumbuh , Hamdi Agus berharap, pada 2021 nanti pandemi COVID-19 sudah bisa diatasi, sehingga perekonomian bisa kembali normal.

"Kita yakin perlahan kondisi perekonomian akan kembali pulih, kami berharap pemko dapat memfokuskan program kepada pemulihan ekonomi, sehingga masyarakat kita dapat bangkit dan kondisi daerah kita juga membaik," kata Hamdi. (*)

Editor: Taufik Hidayat