Delapan Bulan Dicari, Pelaku Jambret di Padang Akhirnya Ditangkap

Tersangka jambret
Tersangka jambret (Istimewa)

PADANG , KLIKPOSITIF - Delapan bulan melarikan diri dari sergapan Polisi, Doni Saputra (20) akhirnya dibekuk di Bundaran Air Mancur Pasar Raya Kecamatan Padang Barat, Kota Padang - Sumbar .

Pelaku jambret tersebut dibekuk saat sedang bersantai di kawasan Bundaran Air Mancur pada Jumat 27 November 2020 malam sekitar pukul 20.30 WIB.

baca juga: Dapat Rekomendasi Ombudsman dan Disdik, SMKN 2 Padang Akan Pertegas Aturan Tata Tertib Berpakaian

"Penangkapan ini berawal saat kami mendapatkan laporan dari korban atas nama Arizal yang mengaku telah dijambret di daerah Gurun Laweh, Kecamatan Lubuk Begalung," kata Kasat Reskrim Polresta Padang , Kompol Rico Fernanda, Sabtu 28 November 2020.

Peristiwa penjambretan itu sendiri terjadi pada Maret 2020 di kawasan Gurun Laweh Padang , dengan korban anak di bawah umur. Atas kejadian tersebut, korban kehilangan handphone saat bermain depan rumahnya.

baca juga: Dianggarkan Miliaran Rupiah, Masjid di Padang Ini Akan Diubah Jadi Islamic Center

Terkait penangkapan pelaku itu, menurut Kasat berawal dari adanya informasi yang dikumpulkan, yang akhirnya didapati wajah dan identitas pelaku penjambretan.

"Setelah seluruh bukti kami kumpulkan, kami mendapatkan informasi bahwa tersangka berada di lokasi tersebut," katanya.

baca juga: Pengacara Orangtua Pelajar Non Muslim Bertemu dengan Pihak Sekolah, Ini Hasil Pembicaraannya

Setelah memastikan hal itu, pihaknya langsung membekuk tersangka yang ditemukan sedang santai bersama temannya di lokasi itu.

"Saat kami amankan, tersangka awalnya tidak mengakui perbuatannya dan kami bawa ke Mapolresta Padang untuk memperlihatkan bukti-bukti yang kami dapatkan," lanjutnya.

baca juga: Minta Cari Tahu Fakta yang Terjadi, Kepsek SMKN 2 Padang : Jika Salah, Saya Siap Dipecat

Setelah memperlihatkan bukti-bukti tersebut, akhirnya tersangka mengakui perbuatannya dan pihak kepolisian langsung melakukan penggeledahan di rumah tersangka.

"Kami mengamankan barang bukti berupa satu unit sepeda motor merk Kawasaki Ninja S warna hijau dengan nomor polisi BA 4821 QV yang merupakan alat yang digunakan saat melakukan pencurian," lanjutnya.

Ia mengatakan, tersangka diancam dengan pasal 365 Jo 363 Kitab Undang-undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman maksimal sembilan tahun penjara.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Haswandi