Besok Rizieq Shihab Akan Diperiksa Polisi, Belum Tahu Datang atau Tidak

Rizieq Shihab
Rizieq Shihab (net)

KLIKPOSITIF - Imam besar FPI Rizieq Shihab akan diperiksa penyidik pada Selasa, 1 Desember 2020 besok. Rizieq akan diperiksa terkait kasus dugaan pelangggaran protokol kesehatan dalam acara pernikahan putrinya, Syarifah Najwa Shihab di Petamburan, Jakarta Pusat. Penyidik Subdit I Kamneg Ditreskrimum Polda Metro Jaya telah melayangkan surat panggilan pemeriksaan kepada Rizieq.

Sekretaris Bantuan Hukum DPP FPI , Aziz Yanuar belum bisa memastikan apakah Rizieq akan memenuhi panggilan penyidik atau tidak. Menurut dia, terkait keputusan tersebut nantinya akan disampaikan lebih lanjut.

"Belum tahu, nanti dikabari," kata Aziz saat dikonfirmasi, Senin (30/11/2020) dilansir dari Suara.com

baca juga: 5 Terduga Teroris Dibekuk di Aceh, Ditemukan Bahan Bom Hingga Dokumen

Dalam kasus dugaan pelangggaran protokol kesehatan di acara pernikahan putri Rizieq penyidik telah meningkatkan status perkara dari tahap penyelidikan ke penyidikan. Peningkatan status perkara dilakukan setelah penyidik melaksanakan gelar perkara tahap awal. Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengungkapkan, berdasar hasil gelar perkara penyidik menyimpulkan telah menemukan adanya unsur pidana dalam kasus tersebut. Sehingga, status perkara ditingkatkan ke tahap penyidikan untuk mencari tersangkanya.

Calon tersangka dalam kasus ini dipersangkakan dengan Pasal 93 Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan. Pasal 93 itu sendiri berbunyi; Setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9 ayat (1) dan/atau menghalang-halangi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sehingga menyebabkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 tahun dan/atau pidana denda paling banyak

baca juga: Beli Sabu Dipinggir Jalan, Petani di Lima Puluh Kota Diciduk Polisi

Rp100 juta.

"Kasus kerumunan akad nikah di Petamburan berdasarkan hasil penyelidikan sudah ditemukan adanya perbuatan pidana," kata Fadil di Polda Metro Jaya, Jakarta , Jumat (27/11). "Semua pihak yang dipandang perlu untuk dimintakan keterangan akan dipanggil," imbuhnya.

baca juga: Polisi Belajar Kitab Kuning, Intelektual NU: Ini Cegah Ekstremisme, Dukung!

Editor: Ramadhani