Kembangkan Tenun Balai Panjang, Pemko Payakumbuh dan BI Sumbar Tandatangani Nota Kesepahaman

Penandatanganan nota kesepahaman antara Pemko Payakumbuh dan BI Sumbar.
Penandatanganan nota kesepahaman antara Pemko Payakumbuh dan BI Sumbar. (Ist)

PAYAKUMBUH , KLIKPOSITIF - Upaya Pemerintah Kota (Pemko) Payakumbuh untuk terus mengembangkan Tenun Balai Panjang ditunjukkan dengan melakukan penandatangan nota kesepahaman dan komitmen bersama dengan Bank Indonesia Perwakilan Sumbar, Senin (30/11).

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumbar, Wahyu Purnama A mengatakan penandatanganan itu adalah bentuk transformasi tenun minang untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata di Ranah Minang.

baca juga: 3 Tahun Jabat Ketua PN Tanjungpati, Herry Cahyono Kini Jabat Ketua PN Serang IA

"BI melakukan pengkinian kerja sama dengan dengan Pemprov Sumbar tentang pengembangan ekonomi dan keuangan. Di samping itu, sebagai salah satu upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan pariwisata Sumbar, kami juga bermaksud menginisiasi transformasi tenun minang dalam rangka pengembangan songket yang merupakan salah satu komoditas unggulan sekaligus merupakan kekayaan warisan budaya Minangkabau," katanya.

Ia mengatakan, penandatanganan nota kesepahaman merupakan langkah awal untuk mensinergikan dukungan pemerintah dalam melestarikan dan mengembangkan songket yang telah dilakukan selama ini.

baca juga: Edarkan Uang Palsu di 10 TKP, Pria Asal Lima Puluh Kota Diringkus Polres Payakumbuh

Wali Kota Payakumbuh , Riza Falepi menyambut baik dukungan BI kepada pengembangan Sentra Tenun Balai Panjang. Menurutnya, kerja sama dengan BI dapat melebarkan peluang bagi pelaku tenun di Payakumbuh untuk ekspansi dan pengembangan produk.

"Sentra Tenun Balai Panjang kita mendapat kesempatan emas, jangan sampai kita sia-siakan kerja sama dengan BI ini, tidak banyak daerah yang bisa mendapat kepercayaan seperti ini," kata Riza.

baca juga: Kerugian Pesantren Cahaya Islam Karena Kebakaran Lebih Rp400 Juta, Bantuan Bisa Dikirim ke Rekening Ini

Ketua Dekranasda Payakumbuh , Henny Yusnita yang untuk pengembangan Tenun Balai Panjang menggaet desainer ternama Tuty Adib berhasil membawa kebanggaan Kota Randang di Fashion Week New York 2019, Fashion Show di hari ketiga gelaran Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF).

"Produk Tenun Balai Panjang terus diterima dunia internasional, karena memiliki keunikan tersendiri dari tenun lainnya, semoga kerjasama dengan BI dapat membawa progres besar bagi pengembangan IKM kita," terangnya. (*)

baca juga: Disnakerperin Payakumbuh Maksimalkan Pelatihan untuk Menekan Angka Pengangguran

Editor: Taufik Hidayat