Positif Covid-19, Anies Baswedan Imbau Hal Ini

Anies Baswedan
Anies Baswedan (net)

KLIKPOSITIF - Gubernur Jakarta Anies Baswedan dinyatakan positif terpapar virus Covid-19. Anies dinyatakan positif Covid-19 berdasar hasil tes usap PCR yang keluar pada Selasa dini hari (1/12).

Pada Senin (30/11), siang, Gubernur Anies memang telah melaksanakan tes usap PCR di Balai Kota Jakarta. Meski terkonfirmasi positif, Gubernur Anies akan tetap bekerja memimpin rapat-rapat virtual dan melakukan isolasi mandiri.

baca juga: Wisma Atlet Kini Rawat Hampir 5 Ribu Pasien Corona

Anies menyebut saat ini kondisinya dalam keadaan baik dan tanpa gejala. "Setelah berkonsultasi dan sesuai dengan arahan dokter, saya akan menjalani isolasi mandiri dan mengikuti prosedur pengobatan yang ditetapkan tim medis," ujarnya, Selasa (1/12/2020), pagi dilansir dari Suara.com.

Saat ini, kata dia, seluruh kontak erat, baik keluarga maupun staf yang ada di kantor, telah dilakukan tes usap PCR. "Isolasi mandiri akan saya lakukan di tempat yang terpisah dengan keluarga dan akan saya tinggali sendiri. Sementara keluarga akan tetap di kediaman pribadi," ujarnya.

baca juga: 27 Sekolah Rusak Akibat Gempa Sulbar, Ini Langkah Kemendikbud

Dia juga berharap agar semua orang yang pernah berinteraksi selama beberapa hari terakhir, untuk melakukan langkah-langkah yang diperlukan seperti isolasi mandiri atau tes usap PCR. "Bagi siapapun yang pernah bertemu saya dalam beberapa hari terakhir, bisa kontak ke puskesmas terdekat untuk menjalani swab test. Tentu tim tracing dari Dinkes juga akan mendata dan menghubungi kontak erat saya. Seluruh prosedur terkait akan dijalankan," tambahnya.

Meski dinyatakan positif dan tanpa gejala, Gubernur Anies akan tetap memimpin rapat-rapat yang telah dijadwalkan. Dan akan dilakukan secara virtual. Selain itu, sesuai protokol, unit kantor gubernur akan ditutup. Seperti juga unit kantor wakil gubernur di Blok B sudah ditutup.

baca juga: Awan Panas Terpantau Keluar dari Merapi, Jarak Luncurnya 1 Kilometer

Gedung utama Balai Kota, yang lokasinya berbeda dengan kantor gubernur dan wakil gubernur akan tetap akan beroperasi dengan protokol kesehatan ketat.

Editor: Ramadhani