Besok Bawaslu Sumbar Akan Plenokan Kasus Kasatpol PP Padang

Pilkada
Pilkada (net)

PADANG, KLIKPOSITIF -- Besok, Rabu 2 Desember 2020, Badan Pengawasan Pemilu ( Bawaslu ) Sumatera Barat akan melakukan sidang pleno terkait dugaan netralitas Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Padang, Alfiadi.

"Hari ini kami masih melakukan kajian awal terkait laporan terhadap Kasatpol PP Padang," kata Ketua Bawaslu Sumatera Barat, Surya Efitrimen, Selasa 1 Desember 2020.

baca juga: Alumni SMKN 2 Padang Sebut Aturan Penggunaan Jilbab Sudah Ada dari Dulu, Ini Pengakuannya

Ia mengatakan, untuk syarat formil dan materil dari kasus tersebut masih akan didalami pada rapat pleno mendatang.

"Setelah melakukan rapat pleno nanti, akan dilakukan pendalaman seperti klarifikasi dan pemeriksaan saksi-saksi," lanjutnya.

baca juga: Heboh Kasus Pemakaian Jilbab Untuk Siswa Non Muslim, Kuasa Hukum Sebut Jeni Tidak Merasa Terusik

Jika telah selesai dan terbukti bersalah, maka yang bersangkutan akan dipanggil dan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku.

Sebelumnya,Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasatpol PP) Kota Padang dilaporkan ke Badan Pengawasan Pemilu ( Bawaslu ) Sumatera Barat pada Senin 30 November 2020.

baca juga: Memasak Apam, Tradisi Warga Pasaman Barat Menyambut Bulan Rajab

Kasatpol PP Padang, Alfiadi dilaporkan atas dugaan netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pilkada 2020 yang akan dilaksanakan 9 Desember mendatang.

"Saya kemarin mendapatkan kiriman data dari seseorang yang nomor telponnya tidak saya kenal dan mengirimkan bukti-bukti indisipliner dari ASN atas nama Alfiadi Datuak Tumangguang Rang Kayo Basa," kata pelapor Defrianto Tanius.

baca juga: Pasutri di Bukittinggi Ditangkap dalam Kasus Perkosaan, Ini Peran Sang Istri

Ia mengatakan bahwa laporan yang ia serahkan ke Bawaslu adalah terkait penyerahan uang sebesar Rp 150 juta untuk biaya sewa gedung, operasional dan posko.

"Saya melaporkan ke Bawaslu ini untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan seperti penyalah gunaan bukti ini," lanjutnya.

Dalam bukti yang ia lampirkan, tertera bahwa Kasatpol PP Kota Padang memberikan uang tersebut kepada Muhalamsyah.

"Uang tersebut untuk penyewaan gedung yang beralamat di Jalan Ahmad Yani nomor 01 B Kota Padang yang merupakan posko pemenangan pasangan calon Mahyeldi-Audi," lanjutnya.

Ia menyatakan bahwa laporan tersebut dia lakukan atas kemauannya sendiri agar tidak disalah gunakan oleh orang-orang yang memiliki kepentingan.

Penulis: Halbert Caniago | Editor: Ramadhani