Habib Rizieq Tidak Datang ke Polda, Pengacara FPI : Beliau Sehat Akan Tetapi Sedang Masa Istirahat

Habib Rizieq
Habib Rizieq (suara.com)

KLIKPOSITIF - Secara diplomatis, pengacara Front Pembela Islam Aziz Yanuar mengatakan Habib Rizieq Shihab akan memenuhi panggilan Polda Metro Jaya jika kondisi kesehatannya sudah pulih. Hari ini, Habib Rizieq tidak memenuhi panggilan.

"Insya Allah," kata Aziz di Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (1/12/2020).

baca juga: Presiden Bagi-Bagi Nasi, Refly Harun: Saya Bisa Katakan Ini Kerumunan, Tapi.....

Rizieq rencananya akan dimintai keterangan menyangkut penyelenggaraan acara pernikahan putrinya di Petamburan, Jakarta Pusat, yang diduga melanggar protokol kesehatan.

Habib Rizieq , menurut keterangan pengacaranya, belum bisa datang ke Polda Metro Jaya karena masih dalam masa pemulihan kesehatan setelah beberapa hari lalu dirawat di Rumah Sakit Ummi, Kota Bogor.

baca juga: Kasus Penembakan Laskar FPI Dilaporkan ke Pengadilan HAM Den Haag

"Beliau tidak mangkir, beliau hadir diwakili oleh kita tim kuasa hukum menyampaikan alasannya tidak dapat memenuhi panggilan untuk pemeriksaan dimaksud dengan alasan sedang masih beristirahat," kata Aziz.

Ketika bertemu penyidik tadi, Aziz dimintai surat keterangan dokter untuk memastikan kondisi kesehatan Habib Rizieq , tetapi tidak dibawa.

baca juga: Pernyataan Ketua Komnas HAM Dinilai Sudutkan 6 Laskar FPI, Tim Advokasi: Narasi Sangat Subjektif

"Pihak penyidik sangat mengerti dari sisi kemanusiaan dan menghargai kesehatan dan privasi habib Rizieq dalam memulihkan kesehatannya dalam beristirahat," katanya.

"Artinya beliau sehat akan tetapi sedang masa istirahat."

baca juga: Ini Momen Habib Ali Menangis Bertemu Rizieq Sepulang dari Mekkah

Sebelum Aziz memberikan pernyataan kepada pers, juru bicara Polda Metro Jaya Komisaris Besar Yusri Yunus mengatakan kalau hari ini Habib Rizieq tidak memenuhi panggilan, polisi akan mengirimkans urat panggilan yang kedua.

"Kalau tidak ada (sampai) malam ini kita layangkan lagi surat panggilan kedua terhadap MRS (Rizieq) dan MHA (Hanif)," kata Yusri.

Sementara itu menurut pandangan sosiolog Musni Umar sebaiknya polisi menunda rencana pemeriksaan Habib Rizieq karena dari pengalaman sebelum-sebelumnya, setiap kali dia diperiksa, kedatangan pendukungnya sulit dibendung.

Jika pendukung tokoh FPI datang ke Polda Metro Jaya dalam waktu yang bersamaan, kerumunan massa sulit dihindarkan dan hal inilah yang paling ditakutkan karena sekarang masih pandemi Covid-19 serta jumlah kasus positif di Jakarta masih bertambah setiap hari.

Apalagi, dalam beberapa hari terakhir, secara berturut-turut, Gubernur Anies Baswedan dan Wakil Gubernur Ahmad Riza Patria terkonfirmasi positif Covid.

"Ini penting sekali untuk menjaga bersama-sama agar tidak semakin meningkat kasus Covid di Jakarta ini, dan tentunya Indonesia," kata rektor Universitas Ibnu Chaldun, Jakarta, kepada Suara.com, media jaringan KLIKPOSITIF .com.

Dia mengingatkan, sekarang ini sudah mulai menjurus ke gelombang kedua serangan Covid-19.

Itu sebabnya, Musni mengajak semua kalangan saling menjaga agar tidak terjadi peningkatan Covid-19 di Jakarta dan Indonesia.

"Kalau sampai terjadi gelombang kedua, itu akan kasihan sekali kita ini," katanya

Musni menekankan dalam kondisi seperti sekarang semua pihak harus saling menjaga: jaga kesehatan, persatuan, dan kesatuan.

Sumber : suara.com

Editor: Haswandi